Semarak Mahrajan Al Lughoh wa Tsaqofah 2026: Ajang Syiar Bahasa dan Seni Islam Sukses Digelar oleh IPPAZ
Ajibarang — Semangat syiar Islam dan pengembangan potensi generasi muda kembali bergema di lingkungan Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur'an (PPMTQ) Al Azhary Ajibarang. Ikatan Putra Putri Al Azhary (IPPAZ) sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan kompetisi tahunan bertajuk Mahrajan Al Lughoh wa Tsaqofah. Kegiatan akbar ini merupakan bagian dari realisasi program kerja resmi IPPAZ Tahun Ajaran 2026/2027 yang dirancang untuk mewadahi bakat, minat, serta kreativitas para pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Jumat (30/10)
Sebagai sebuah ajang kompetisi yang memadukan unsur keilmuan, kebahasaan, seni, dan sportivitas, acara ini menghadirkan berbagai cabang perlombaan yang sangat diminati oleh para santri dan pelajar. Di antara cabang utama yang dipertandingkan pada tahun ini meliputi bidang kebahasaan dan retorika melalui Lomba Khitobah (Pidato Bahasa Arab), bidang seni suara melalui Lomba Pop Solo Islami (PSI), serta ajang sportivitas melalui kompetisi Futsal. Ajang ini tidak sekadar menjadi tempat untuk mencari siapa yang terbaik, melainkan sebagai sarana strategis dalam membangun rasa percaya diri, melatih mental kompetitif, serta mempererat tali silaturahmi antar-pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs sederajat di wilayah Kabupaten Banyumas dan sekitarnya.
Pelaksanaan perlombaan ini berlangsung dengan penuh semarak dan ketertiban tinggi. Pada cabang Lomba Khitobah, para peserta diuji kemampuannya dalam menguasai retorika berpidato menggunakan Bahasa Arab yang baik dan benar. Dewan juri yang berkompeten di bidangnya melakukan penvaluasian secara ketat, menilai aspek kesesuaian isi pidato dengan tema yang diusung, ketepatan artikulasi dan intonasi suara, hingga penguasaan materi secara menyeluruh.
Antusiasme serupa juga terlihat jelas pada cabang Lomba Pop Solo Islami (PSI). Para peserta tampil memukau dengan membawakan lagu wajib serta lagu pilihan bebas yang bernafaskan Islami. Penilaian pada bidang seni suara ini mencakup aspek artistik yang mendalam, mulai dari ketepatan nada dan melodi, teknik vokal, penghayatan lirik, ekspresi penampilan, hingga kemampuan improvisasi peserta di atas panggung. Sementara itu, cabang olahraga futsal juga turut menyedot perhatian penonton dengan menampilkan sportivitas tinggi, kerja sama tim yang solid, serta semangat juang yang membara di lapangan.
Seluruh rangkaian proses penilaian dari masing-masing cabang perlombaan telah dilaksanakan secara objektif dan profesional oleh dewan juri yang bertugas. Pihak panitia penyelenggara menegaskan bahwa seluruh keputusan yang telah ditetapkan oleh dewan juri bersifat mutlak serta tidak dapat diganggu gugat oleh pihak manapun.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi, dan prestasi yang telah ditunjukkan oleh para peserta selama perlombaan berlangsung, panitia telah menyiapkan piala penghargaan, sertifikat, serta bingkisan hadiah menarik. Seluruh penghargaan tersebut rencananya akan diserahkan secara langsung kepada para pemenang dari setiap kategori lomba dalam sebuah momen istimewa yang dikemas dalam acara Malam Puncak Panggung Santri.
Melalui penyelenggaraan Mahrajan Al Lughoh wa Tsaqofah 2026 ini, IPPAZ berharap agar semangat literasi keagamaan, kecintaan terhadap bahasa Al-Qur'an, serta pengembangan bakat seni dan olahraga di kalangan pelajar dapat terus tumbuh subur. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul generasi muda Islam yang cerdas, berkarakter mulia, serta siap menghadapi tantangan zaman di masa depan dengan fondasi nilai-nilai Islam yang kuat.
