Semarak Maulid Nabi, Penyuluh Hadir Berikan Bimbingan dan Penyuluhan di MT Khoerunnisa Kebumen Baturraden
Oleh KUA baturraden
Baturraden — Suasana penuh khidmat dan kehangatan menyelimuti kegiatan rutin bimbingan dan penyuluhan agama Islam di MT Khoerunnisa Kebumen, Kecamatan Baturraden. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Baturraden, Luthfiyati Annisa dan Elfalina Farokh, kali ini mengangkat tema istimewa seputar bulan Maulud dan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Kamis (20/08)
Dalam penyampaiannya, para penyuluh mengajak para peserta untuk tidak sekadar mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memahami makna besar di balik hadirnya beliau bagi kehidupan umat manusia.
Kelahiran Nabi Muhammad SAW menjadi momentum perubahan besar, dari masa jahiliyah yang penuh kegelapan menuju zaman yang terang benderang dengan cahaya Islam. Kehadiran beliau membawa ajaran yang mengajarkan manusia untuk mengenal Allah SWT, menjunjung akhlak mulia, serta membangun kehidupan yang penuh kasih sayang dan kebaikan.
Para peserta juga diajak memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah. Disampaikan bahwa Rasulullah SAW merupakan sosok yang sangat lemah lembut, penuh kasih sayang, dan memiliki kemuliaan akhlak. Kecintaan kepada beliau hendaknya tidak berhenti pada ucapan, tetapi diwujudkan dengan meneladani sifat dan perilakunya dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu pesan yang menarik perhatian peserta adalah pembahasan mengenai irhash, yaitu berbagai tanda atau kejadian luar biasa yang terjadi sebelum kenabian Muhammad SAW sebagai bagian dari tanda-tanda yang mengiringi kedatangan beliau. Hal tersebut menjadi pengingat bahwa kelahiran Rasulullah SAW merupakan peristiwa agung yang memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah umat manusia.
Kegiatan rutin ini diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan keagamaan para peserta, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW dan semangat untuk menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan. Melalui momentum bulan Maulud, para penyuluh mengajak generasi muda untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam bersikap: lemah lembut dalam bertutur, mulia dalam berperilaku, serta senantiasa menebarkan kebaikan kepada sesama.
Dengan demikian, peringatan Maulud bukan sekadar mengenang sebuah tanggal, melainkan menjadi kesempatan untuk kembali menyalakan cahaya keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
