Silaturahmi dan Ngangsu Ilmu Kepada Tokoh Agama, Bekal Penyuluh Khidmah di Masyarakat

Oleh KUA KEMRANJEN
SHARE

Kemranjen – Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus menimba hikmah dari para sesepuh, Penyuluh Agama Islam KUA Kemranjen, Wafiqul Umam (Wafi), Sigit Panuntun, Miftahudin, dan Yono, melaksanakan sowan kepada Mbah Chudzaefah, salah satu tokoh sepuh yang dihormati di Desa Selanegara, Kecamatan Sumpiuh. Selasa (21/07)

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk ngalap berkah dan ngangsu ilmu, memohon nasihat, doa, serta wejangan dari Mbah Chudzaefah yang memiliki pengalaman panjang dalam berdakwah, membina umat, dan mengabdikan diri kepada masyarakat. Suasana berlangsung penuh kekeluargaan, hangat, dan sarat dengan nilai-nilai keteladanan.

Dalam kesempatan tersebut, Mbah Chudzaefah menyampaikan pentingnya menjaga keikhlasan, istiqamah, serta adab dalam mengemban amanah sebagai pelayan masyarakat. Beliau berpesan agar setiap tugas yang dijalankan di lingkungan Kementerian Agama senantiasa dilandasi niat ibadah, semangat melayani, serta komitmen untuk memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi umat.

Bagi para penyuluh, silaturahmi kepada ulama dan sesepuh merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperkuat spiritualitas sekaligus memperkaya wawasan dalam menjalankan tugas kepenyuluhan. Nilai-nilai yang diperoleh dari para guru dan tokoh masyarakat diharapkan menjadi bekal berharga dalam mengemban khidmah di Kementerian Agama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara penyuluh agama dengan para ulama dan tokoh masyarakat, sehingga sinergi dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, moderat, dan penuh keberkahan dapat terus terwujud.(W)