Sinergi Lintas Sektoral Purwokerto Barat: Tekan Angka Stunting hingga Sosialisasi Layanan Digital Polri

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto – Puskesmas Purwokerto Barat menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral Bidang Kesehatan. Bertempat di aula Puskesmas setempat, pertemuan ini menjadi ajang penguatan kolaborasi antarinstansi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Purwokerto Barat. Senin (09/02/26)

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan wilayah, mulai dari Kepala Dinas Kesehatan, Camat Purwokerto Barat, Kapolsek, hingga Danramil. Turut hadir segenap Lurah, Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), serta Penyuluh Agama Islam dari KUA Purwokerto Barat yang diwakili oleh Atik Rokhmaniyati.

Dalam arahannya, Camat Purwokerto Barat, Arief Ependi, menegaskan bahwa kesehatan adalah pondasi utama peningkatan kualitas hidup. Ia mengajak seluruh sektor untuk bersinergi menyukseskan program kerja tahun 2026, khususnya pada empat poin krusial:

  1. Penekanan angka mortalitas (kematian) ibu hamil dan bayi.

  2. Percepatan penurunan angka stunting.

  3. Penanganan CKG (Ciri Khas Geografis/masalah kesehatan lokal).

  4. Edukasi pentingnya imunisasi lengkap bagi bayi dan balita.

Tak hanya bidang kesehatan, pihak Kepolisian turut memanfaatkan momentum ini untuk mensosialisasikan program layanan 110 melalui aplikasi "Super App Polri". Aplikasi ini memudahkan masyarakat dalam melakukan pengaduan secara daring, mulai dari pelaporan kehilangan hingga pengajuan SKCK.

Diskusi teknis dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Purwokerto Barat, Meta, terkait 12 poin layanan kesehatan primer. Dalam musyawarah tersebut, dr. Meta menggarisbawahi beberapa program yang wajib melibatkan sektor lain agar tepat sasaran.

"Pencegahan stunting dan penanganan kehamilan pada usia risiko tinggi (resti) memerlukan kerja sama erat dengan KUA terkait bimbingan perkawinan serta dengan PLKB terkait pengaturan kelahiran," jelas Meta.

Acara yang berlangsung interaktif ini berakhir pada pukul 12.00 WIB dengan komitmen bersama untuk mewujudkan Purwokerto Barat yang lebih sehat dan aman di tahun 2026.