Suasana Mengharu Biru Perpisahan Purna Tugas

Oleh MTSN 1 Banyumas
SHARE

Purwokerto - Ada pertemuan adapula perpisahan, suasana ini selalu mengiringi langkah kita, sebagaimana yang terjadi pada salah satu Guru MTs N 1 Banyumas yang telah memasuki masa purna tugas, hari ini melaksanakan perpisahan dengan Bapak/Ibu Guru dan Karyawan serta peserta didik kelas 7, 8 dan 9 bertempat di lapangan upacara. (30/08)

Kegiatan ini dilaksanakan setelah pembiasaan senam sehat ceria. Drs. H. Ubaedillah memasuki masa purna tugas per 1 september 2025 setelah melaksanaan tugas selama 27, 5 tahun sebagai ASN kementerian agama.

Sudir selaku kepala madrasah mendoakan agar Ubaedillah diberi kesehatan dan keberkahan dimasa purna tugasnya, "Semoga apa yang telah dilaksanakan Ubaed di MTs Negeri 1 Banyumas berkah manfaat ilmunya, dan mudah mudahan setelah purna masih tetap sehat, bisa mengabdi di masyarakat dan istikomah dalam beribadah," ungkapnya.

"Untuk para peserta didik silahkan minta didoakan  oleh beliau semoga ilmunya bermanfaat dan menjadi anak-anak yang sholeh dan sholekhah", pesannya.

Sementara itu perwakilan dari pengurus OSIS juga menyampaikan terimakasih dan harapan serta doa untuk Ubaedillah, "Terimakasih, atas ilmu yang di berikan  kepada kami, serta  bimbingan dan motivasinya, kami tidak akan melupakan jasa Bapak, selamat semoga diberi ketenangan, kebahagian bersama keluarga setelah sekian lama mengabdi dan menjalankan tugas", ungkapnya.

Ubaedillah juga mengucapkan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar MTs N 1 Banyumas, "Pada kesempatan ini   saya sebagai manusia biasa tentu banyak salah dan khilaf terutama kepada kepala madrasah dan segenap keluarga besar MTs Negeri 1 Banyumas, kami mohon maaf lahir batin atas semua dosa dosa yang pernah saya lakukan, selaku pendidik disini banyak dosa banyak khilaf mohon dimaafkan ya anak anakku, pesan pak guru kalau berangkat sekolah jangan terlambat, pamitan kepada orang tua, makan yang disediakan orang tua, kedua kalau ketemu bapak ibu guru atau karyawan mengucapkan salam, ketiga belajar yang giat insya Allah saya selalu mendoakan kalian agar sehat, menjadi anak yang sholeh dan sholehah", pungkas Ubaedillah.

Suasana terasa haru ketika para peserta didik dan guru berjabatan tangan dengan beliau, ada kesedihan namun juga harapan dan doa agar dimasa purna tugas Ubaedillah selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan bersama keluarga. (Ari/trm).