Tak Ada Kata Senja untuk Menuntut Ilmu, Penyuluh Ajak Jamaah Terus Belajar
Banyumas - Usia boleh terus bertambah, rambut boleh memutih, tetapi semangat menuntut ilmu hendaknya tidak pernah berhenti. Pesan inilah yang disampaikan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Jatilawang, Dedy Purwanto, dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama Islam secara tatap muka di Majelis Taklim Baitus Sehah, Desa Gentawangi, Kecamatan Jatilawang, Selasa,(3/11)
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas kepenyuluhan dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat. Dengan mengangkat tema “Kewajiban Menuntut Ilmu bagi Setiap Muslim”, Dedy mengajak para jamaah untuk terus belajar dan memperdalam pengetahuan agama, tanpa dibatasi usia maupun keadaan.
Kegiatan diawali dengan membaca Asmaul Husna secara bersama-sama. Lantunan nama-nama Allah tersebut menghadirkan suasana religius sekaligus menjadi pembuka yang menyejukkan sebelum jamaah mengikuti penyampaian materi.
Dalam penyuluhannya, Dedy Purwanto menjelaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Kewajiban tersebut tidak hanya berlaku bagi anak-anak dan generasi muda, tetapi juga bagi mereka yang telah memasuki usia senja. Selama hayat masih dikandung badan, kesempatan untuk belajar dan memperbaiki diri tetap terbuka.
Dedy mengingatkan bahwa bertambahnya usia semestinya diiringi dengan bertambahnya ilmu dan kematangan dalam beragama. Terlebih, ilmu agama menjadi bekal penting untuk memperbaiki kualitas ibadah, memahami ketentuan syariat, serta menjalani kehidupan sehari-hari sesuai tuntunan Islam.
Suasana kegiatan berlangsung ceria, hangat, dan penuh keakraban. Penyampaian materi tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi juga diselingi sesi dialog. Para jamaah diberi kesempatan untuk bertanya dan menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan kehidupan keagamaan. Interaksi tersebut menjadikan kegiatan lebih hidup sekaligus membantu jamaah memahami materi secara lebih mudah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para jamaah Majelis Taklim Baitus Sehah semakin termotivasi untuk menjadikan majelis taklim sebagai ruang belajar sepanjang hayat. Sebab, menuntut ilmu bukan hanya untuk menambah pengetahuan, melainkan juga sebagai jalan memperbaiki amal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Usia senja bukan alasan untuk berhenti belajar. Justru pada setiap pertambahan usia, semangat menuntut ilmu perlu terus menyala agar perjalanan hidup semakin dipenuhi keberkahan dan semakin dekat dengan rida Allah SWT. (dy/tum)
