Tingkatkan Kualitas dan Integritas ASN MTsN 2 Banyumas, Kemenag Banyumas Gelar Pembinaan GTK di MTsN 1 Banyumas

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Banyumas – Dalam rangka memperkuat komitmen kinerja dan profesionalitas aparatur sipil, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Aparatur Sipil Negara (ASN) termasuk ASN MTsN 2 Banyumas. Acara ini berlangsung dengan khidmat di Ruang Pertemuan Sudirman MTsN 1 Banyumas. Jumat (10/07)

Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma), Wahyu Fauzi Aziz, beserta jajaran pejabat strukturalnya. Turut hadir dalam acara ini Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1, 2, dan 3 Banyumas, serta seluruh ASN guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Kabupaten Banyumas.

Dalam sambutan pembukanya, Kepala Kantor Kemenag Banyumas, Ibnu Asaddudin, menekankan pentingnya nilai kedisiplinan dalam menunjang performa kerja. Beliau menyampaikan bahwa loyalitas ASN yang kuat berakar dari disiplin dan integritas yang kokoh. "Loyalitas ASN yang kuat itu berasal dari disiplin dan integritas yang kuat. Melalui fondasi tersebut, kita bersama-sama bisa menciptakan kualitas pelayanan, keimanan yang mantap, serta suasana kerja yang harmonis dan menyenangkan di lingkungan madrasah," tutur Ibnu.

Puncak acara pembinaan diisi oleh pengarahan dari Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Amin Handoyo. Dalam paparannya, beliau memberikan potret ideal mengenai peran seorang pendidik madrasah yang tidak hanya mentransfer ilmu, melainkan juga membentuk karakter murid.

Sebagai pendidik, guru harus meniru uswatun hasanah Nabi Muhammad SAW, di mana guru harus benar-benar peduli pada murid-muridnya. Masuklah ke dunia mereka, jadilah dekat dengan murid, dan miliki empati tinggi agar bisa merasakan apa yang dirasakan oleh muridnya," tutur Amin Handoyo di hadapan ratusan ASN yang hadir.

Amin Handoyo juga mengingatkan bahwa keberhasilan seorang guru tidak hanya diukur dari angka-angka akademik di atas kertas, melainkan dari ketulusan hatinya dalam mengajar. "Menjadi guru itu harus merasa senang, artinya kita harus benar-benar menjiwai profesi ini karena di situlah letak nilai kualitas diri seorang guru. Kita harus memastikan bahwa murid-murid kita jangan hanya pintar secara pengetahuan saja, tetapi mereka juga harus memiliki karakter iman dan taqwa yang kuat," tambah  Amin Handoyo.

Turut hadir juga dalam kegiatan ini, Kepala MTsN 2 Banyumas Atik Restusari, dan Kepala Tata Usaha, Taufik. Pada kesempatan lain, Atik menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran dari seluruh ASN dari MTsN 2 Banyumas dan dengan tertib mengikuti jalannya pembinaan ini.

Kegiatan pembinaan ini selaras dengan spirit dan arah besar pendidikan Islam di Kabupaten Banyumas, yang mengusung tagline: "Madrasah Banyumas: Maju, Bermutu, Mendunia" serta prinsip "Unggul, Ramah, Terintegrasi". Melalui pembinaan berkala ini, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan termasuk di MTsN 2 Banyumas mampu membawa madrasah melesat menuju standar internasional tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai akhlakul karimah.(Ning/twm)