Wujudkan Madrasah Aman dan Berkarakter, MA Al Falah Jatilawang Deklarasikan Gerakan Anti Bullying

Oleh MA AL FALAH JATILAWANG
SHARE

Banyumas - Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan berkarakter, Madrasah Aliyah Al Falah Jatilawang menyelenggarakan Deklarasi Gerakan Anti Bullying. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga madrasah yang terdiri atas Kepala Madrasah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh murid. Deklarasi tersebut merupakan langkah nyata madrasah dalam menumbuhkan budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Kamis (23/07)

Kegiatan diawali dengan apel bersama di halaman madrasah yang berlangsung dengan penuh khidmat. Dalam kesempatan tersebut, murid memperoleh penguatan mengenai pentingnya membangun hubungan sosial yang sehat, menumbuhkan sikap empati, menghargai perbedaan, serta membiasakan komunikasi yang santun sebagai upaya mencegah terjadinya perundungan, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital (cyberbullying). Melalui penguatan tersebut, diharapkan setiap murid mampu menjadi pribadi yang peduli terhadap sesama dan berani menciptakan lingkungan pergaulan yang positif. 

Puncak kegiatan ditandai dengan pembacaan Ikrar Deklarasi Anti Bullying yang diikuti secara serentak oleh seluruh warga madrasah. Ikrar tersebut memuat komitmen bersama untuk menolak segala bentuk perundungan, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, mewujudkan lingkungan belajar yang aman dan saling menghargai, serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan yang mengarah pada perundungan. Deklarasi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi komitmen moral yang harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari di lingkungan madrasah. 

Kepala Madrasah Aliyah Al Falah Jatilawang, Amir Mahmud, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membentuk karakter murid yang berakhlak mulia, memiliki kepedulian sosial, serta mampu hidup berdampingan dengan penuh rasa hormat terhadap sesama. 

"Madrasah merupakan rumah kedua bagi murid. Oleh karena itu, setiap anak berhak memperoleh rasa aman, dihargai, dan diperlakukan dengan baik tanpa adanya intimidasi maupun perundungan. Deklarasi ini menjadi pengingat sekaligus komitmen bersama bahwa menciptakan lingkungan madrasah yang ramah, aman, dan bebas dari bullying merupakan tanggung jawab seluruh warga madrasah," ujar H. Amir Mahmud. 

Beliau juga mengajak seluruh murid untuk menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan madrasah yang ramah dengan membiasakan sikap saling menghargai, peduli terhadap sesama, serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan. Menurutnya, budaya saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling menghormati merupakan fondasi penting dalam membangun karakter serta menciptakan iklim belajar yang kondusif bagi seluruh warga madrasah. 

Sebagai bentuk penguatan komitmen, setelah pembacaan deklarasi dilaksanakan penandatanganan Piagam Komitmen Anti Bullying secara simbolis oleh Kepala Madrasah, jajaran Wakil Kepala Madrasah, perwakilan dewan guru, perwakilan organisasi murid, serta perwakilan murid. Penandatanganan tersebut menjadi wujud kesepakatan bersama seluruh warga madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan. Melalui komitmen ini, seluruh unsur madrasah menyatakan kesiapan untuk mencegah, menolak, serta menindaklanjuti setiap tindakan perundungan sesuai dengan tata tertib madrasah dan nilai-nilai akhlakul karimah. 

Melalui deklarasi ini, MA Al Falah Jatilawang menegaskan bahwa pembentukan karakter merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan. Nilai-nilai empati, toleransi, tanggung jawab, kepedulian, dan sikap saling menghormati akan terus diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah. Dengan demikian, murid diharapkan tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, dan berakhlakul karimah. 

Kegiatan Deklarasi Gerakan Anti Bullying ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara madrasah, murid, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang aman, ramah, dan bebas dari perundungan. Dengan semangat kebersamaan, MA Al Falah Jatilawang optimis dapat membangun budaya madrasah yang menjunjung tinggi nilai saling menghormati, kepedulian, dan akhlakul karimah sehingga setiap murid dapat belajar, berkembang, serta meraih prestasi secara optimal.