Akad Cuma Sekali, Ujian Rumah Tangga Datang Berkali-kali! Ini Bekal 5 Pasang Catin KUA Cilongok
CILONGOK – Menikah bukan hanya tentang mempersiapkan hari akad, busana pengantin, atau pesta pernikahan. Lebih dari itu, kehidupan setelah akad justru menjadi perjalanan panjang yang membutuhkan ilmu, kesiapan mental, dan kemampuan memahami pasangan. Kesadaran inilah yang menjadi salah satu fokus kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Mandiri KUA Kecamatan Cilongok yang dilaksanakan pada Rabu (4/11/2026) dengan diikuti lima pasangan calon pengantin (catin).
Kegiatan ini diisi oleh para pemateri dari Penyuluh Agama Islam KUA Cilongok yang berkompeten di bidangnya. Melalui materi yang disampaikan, para catin dibekali pengetahuan dan pemahaman tentang berbagai aspek kehidupan berumah tangga, mulai dari membangun komunikasi yang sehat, memahami karakter dan kebutuhan pasangan, menjaga keharmonisan, hingga menghadapi dinamika dan persoalan yang mungkin muncul dalam kehidupan keluarga.
Bagi para catin, Bimwin menjadi kesempatan berharga untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki kehidupan baru. Sebab, tidak sedikit pasangan yang mampu mempersiapkan pesta pernikahan dengan matang, tetapi belum tentu memiliki bekal yang cukup untuk menghadapi tantangan setelah menikah. Melalui kegiatan ini, catin diajak memahami bahwa keberhasilan rumah tangga tidak hanya ditentukan oleh rasa cinta, tetapi juga oleh ilmu, kesabaran, tanggung jawab, dan kemauan untuk terus belajar bersama.
KUA Cilongok terus berkomitmen menghadirkan Bimbingan Perkawinan sebagai bagian penting dari layanan pembinaan keluarga. Harapannya, lima pasangan catin yang mengikuti kegiatan ini tidak hanya siap mengucapkan akad nikah, tetapi juga lebih siap menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh kesadaran, saling pengertian, dan mampu mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Karena menikah itu sehari mengucapkan janji, tetapi seumur hidup belajar menepati.
