ANBK ULANG MTsN 3 BANYUMAS LANCAR dan SUKSES
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas– MTs Negeri 3 Banyumas telah melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) ulang Tingkat Madrasah Tsanawiyah, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Banyumas Syarif Hidayat beserta Kepala Urusan Tata Usaha dan para Wakil Kepala Madrasah, memantau langsung kegiatan ANBK ini. (Selasa, 12 Oktober 2021).
Kegiatan ini diikuti oleh Siswa MTs Negeri 3 Banyumas sebanyak 45 Siswa, dibagi 3 sesi, masing masing sesi terbagi menjadi sesi pertama 15 Siswa dimulai pada pukul 07.30 WIB sampai dengan Pukul 09.30 WIB, sementara untuk sesi kedua 15 Siswa dimulai pada pukul 10.30 WIB sampai dengan pukul 12.30 WIB dan sesi ke tiga juga 15 Siswa dimulai pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari tanggal 04 sampai dengan 05 Oktober 2021.
Amir Hidayat selaku ketua pelaksana kegiatan ini menyampaikan ada yang gagal dalam pelaksaanya yaitu 24 siswa dikarenakan server pusat, kemudian dilaksanakan kembali dengan dua sesi pada tanggal 11 sampai dengan 12 Oktober 2021
Dalam kesempatan itu Syarif Hidayat menyampaikan dalam kegiatan ini tetap memperhatikan Protokol Kesehatan yang ketat, disamping itu Syarif Hidayat berharap agar kegiatan ini bisa mewujudkan madrasah yang mandiri berprestasi melalui upaya-upaya konstruktif, seperti Asesmen, Jelasnya.
Ahmad Fauzi selaku Proktor ANBK menyampaikan bahwa pelaksanaan ANBK ini memang mengalami kendala pada tahap awal, tapi sampai saat ini Alhamdulillah berjalan Aman dan lancar, Fauzi berharap semoga sampai selesai kegiatan tidak ada hambatan dan hasil yang dicapai oleh semoga hasilnya maksimal.
Edi Sungkowo, Selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas ,menyampaikan bahwa kegiatan ANBK ini sangat bagus untuk mengukur atau mengetahui sejauh mana pemahaman siswa terkait soal yang diberikan, disamping bisa menambah wawasan siswa dalam mengikuti tes menggunakan/Berbasis Komputer.
Syarif Hidayat berharap anak didik tidak dirugikan dalam kebijakan-kebijakan yang berubah. Intinya adalah kita memberikan pelayanan terbaik terhadap anak didik ini, sebagai aset kita nanti, dan siswa siswi diantarkan bisa berhasil mengikuti ANBK. (alim)
