BPOM Jawa Tengah Verifikasi SDN Kedondong Pastikan PJAS Aman

Oleh Dudiyono
SHARE

Sokaraja: Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jawa Tengah melaksanakan Verifikasi Dokumen Tindak Lanjut dan Pembahasan Data Dukung Sertifikasi Sekolah untuk memastikan Pangan Jajanan Sekolah (PJAS) Aman ke beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Banyumas pada hari Kamis (11/11). Untuk Kabupaten Banyumas sekolah yang ditunjuk salah satunya adalah SDN Kedondong Korwilcam Dindik Kecamatan Sokaraja. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim verifikasi dari Balai Besar POM Semarang Jawa Tengah, Loka POM Kab. Banyumas, Plt. Kepala Sekolah dan Guru Karyawan SDN Kedondong.

Slamet Riyadi, selaku Plt. Kepala SD Negeri Kedondong dalam sambutannya mengatakan “Untuk pembiasaan PJAS sudah dilaksanakan sejak lama, tepatnya dengan adanya lomba sekolah sehat pada tahun 2014 yang lalu. Berawal dari lomba sekolah sehat inilah menjadikan penerapan hidup sehat selalu diterapkan warga sekolah, bukan hanya siswa saja bahkan guru dan karyawanpun sudah terbiasa hidup sehat”, ungkapnya.

Lebih lanjut Slamet menyampaikan, “Salah satu indikasi sekolah sehat kami dibuktikan dengan adanya kantin sekolah “Mari Berbagi” yang menyediakan makanan dan minuman yang sehat. Ini artinya sudah tidak diragukan lagi partisipasi untuk PJAS aman sudah terlaksana apalagi sekolah kami pernah meraih prestasi sebagai juara 1 Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi”, pungkasnya.

Pada saat yang sama, Wiwi Mustika, S.Ag selaku GPAI SDN Kedondong menyampaikan, “Pembiasaan hidup bersih dan sehat merupakan cerminan dari perilaku umat beragama terutama bagi seorang muslim yang sehat. Karena Rosulullah mengajarkan kepada kita agar mejaga tubuh kita supaya kuat dan sehat. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Muhammad SAW yakni Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah”, jelanya.

“Hal ini berarti badan yang kuat dan sehat juga diperlukan untuk beribadah dan melakukan ketaatan, Sehingga kita memiliki niat untuk membuat badan sehat adalah agar bisa melakukan ibadah, ketaatan dan melaksanakan berbagai kebaikan. Alhamdulillah pembiasaan hidup bersih dan sehat sudah berjalan di SDN Kedondong, apalagi pada saat Pandemi saat sekarang ini dimana peserta didik sudah mulai melaksanakan Pertemuan Tatap Mukza (PTM) terbatas, tentu menjaga pola hidup yang bersih dan sehat baik peserta didik maupun guru karyawan merupakan keniscayaan”, pungkas Wiwi.

Astiti Kusumaningrum selaku perwakilan Tim Verifikasi dari pertugas POM mengatakatan, “ Setelah mengunjungi beberapa sekolah selama empat hari ini, kami merasa puas dan sebagai rasa obat lelah karena di SD Negeri Kedondong ternyata luar biasa. PJAS yang sedang digencar-gencarkan di seluruh Indonesia ternyata sudah lama dilaksanakan di SD Negeri Kedondong”, tuturnya.

Astiti menambahkan “PJAS disosialisasikan melalui bimtek untuk membentuk Kader Keamanan Pangan Sekolah. Diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat memahami dan merealisasikan dalam kehidupan sehari hari. Sasarannya tidak hanya di sekolah saja tetapi juga di masyarakat dengan latar belakang pengenalan Keamanan Pangan Jajan Sekolah Aman yang berpusat pada sekolah. Disinyalir kantin-kantin sekolah masih belum menyediakan makanan dan minuman yang sehat. Terbukti adanya sekolah yang masih menyediakan minuman untuk meningkatkan vitalitas. Padahal minuman ini tidak cocok untuk siswa, karena sangat berbahaya untuk kesehatan”, jelasnya.

“Setidaknya ada 5 (lima) kunci memilih pangan yang aman, yakni; pertama adalah pangan yang bebas dari bahaya biologis, kimia, dan benda lain. Kedua membeli jajanan di tempat yang aman dan bersih. Ketiga usahakan membaca label dengan seksama. Keempat selalu menjaga kebersihan. Dan yang kelima catat apa yang ditemui, jika ada panganan yang dinilai aman dan tidak aman dapat melaporkan ke sistem e-notifikasi dari BPOM”, pungkas Astiti. (Du)