Dekatnya Pasar Jadi Tanda Kiamat, Penyuluh Ajak Jamaah Masjid Baitul Mukminin Kebasen Tingkatkan Ketakwaan

Oleh KUA kebasen
SHARE

Kebasen – Masjid Besar Baitul Mu'minin Kecamatan Kebasen menggelar kegiatan rutin Kajian Bakda Dhuhur. Kajian kali ini mengangkat tema yang cukup menggugah kesadaran spiritual jamaah, yakni fenomena semakin berdekatannya pasar sebagai salah satu tanda makin dekatnya hari kiamat. Kamis (02/07)

Hadir sebagai pembicara utama dalam kajian tersebut, Achmad Chusnaini, selaku Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Kebasen. Di hadapan puluhan jamaah yang hadir selepas menunaikan shalat dhuhur berjamaah, beliau memaparkan materi dengan khidmat namun tetap interaktif.

Dalam taushiyahnya, Achmad Chusnaini menjelaskan bahwa salah satu nubuat Rasulullah SAW yang kini sangat nyata terlihat adalah fenomena taqarubul aswaq atau berdekatannya pasar. "Jika dahulu orang harus menempuh jarak jauh untuk berbelanja, hari ini pasar seolah berada di genggaman kita. Pusat perbelanjaan berdiri berdekatan, ditambah lagi dengan kehadiran marketplace digital dan toko online yang membuat transaksi terjalin tanpa sekat jarak dan waktu," paparnya.

Beliau menegaskan bahwa esensi dari tanda kiamat ini bukan melarang umat Islam untuk berdagang atau berbelanja, melainkan menjadi pengingat (harakah tadzkirah) agar manusia tidak terlena oleh gemerlap duniawi dan melupakan akhirat.

Melalui kajian ini, Penyuluh Agama Islam Kebasen tersebut menitipkan beberapa pesan penting kepada masyarakat:

  • Pentingnya Menjaga Etika Berbisnis: Di tengah kemudahan transaksi, umat Muslim dituntut untuk tetap memegang teguh prinsip syariah, jujur, dan menghindari praktik penipuan.
  • Imbang Antara Dunia dan Akhirat: Kemudahan akses pasar jangan sampai melalaikan kewajiban beribadah, terutama shalat lima waktu.
  • Meningkatkan Amal Shalih: Menyadari tanda-tanda zaman yang kian nyata harus dibarengi dengan persiapan bekal iman yang lebih matang.

Kajian berlangsung dengan tertib dan ditutup dengan sesi tanya jawab serta doa bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat terus konsisten dilaksanakan guna membekali masyarakat Kebasen dengan pemahaman agama yang kokoh di tengah tantangan zaman modern.