Fasda Bergerak Wujudkan Madrasah yang Handal
Oleh MIN1 Banyumas
MIN1BANYUMAS – Tiga guru MIN 1 Banyumas yang telah lulus seleksi dan menyelesaikan pendidikan dan latihan Fasilitator Daerah (Fasda) di Balai Diklat Keagamaan Semarang akhir bulan lalu mulai bergerak mendampingi madrasah di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas. Tiga guru tersebut adalah Toni Agung Prasetio, S.Pd.I. sebagai Fasda Sains; serta Amila Silmi Kaffah, S.Pd. dan Heru Budi Santoso, S.Pd.I. sebagai Fasda Numerasi.
Fasilitator Daerah (Fasda) merupakan kumpulan guru-guru terbaik yang direkrut oleh Kantor Kementrian Agama kabupaten untuk disiapkan menjadi fasilitator atau narasumber dalam kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru di KKG/MGMP/MGBK tingkat kabupaten.
“Sumber daya manusia guru-guru MIN 1 Banyumas selama ini memang sudah tidak diragukan lagi. Kualitas mereka harus diberdayakan untuk kemajuan madrasah hebat bermartabat, khususnya di Banyumas. Sejak direkrut dan menyelesaikan diklat Fasda bulan kemarin, mereka mulai bergerak mendampingi Pokja penerima bantuan blockgrant dalam rangka program pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).” ucap Saridin selaku kepala madrasah.
Fasda diharapkan dapat menjadi energi baru untuk mendampingi guru-guru madrasah dalam mengatasi permasalahan, khususnya dalam bidang sains, literasi, dan numerasi. Seperti yang kita ketahui bahwa masalah sains, literasi, dan numerasi masih menjadi masalah besar yang harus mulai diurai. Selain itu, fasda juga diharapkan mampu mendampingi madrasah-madrasah di wilayah Banyumas menjadi madrasah yang handal.
“Masalah sains, numerasi, dan literasi bukan hanya menjadi masalah di MIN 1 Banyumas saja, tetapi hampir seluruh madrasah di wilayah Banyumas mengalami permasalahan yang sama. Untuk itu, dengan adanya Fasda diharapkan menjadi energi baru untuk mendampingi guru-guru madrasah dalam mengatasi permasalahan sains, numerasi, maupun literasi.” pungkas Saridin.td.
