GPAI Ikuti Bimtek Penyusunan Soal
Oleh Dudiyono
Somagede: Korwilcam Dindik Somagede menggelar kegiatan Bimbingan Teknik (Bimtek) Penyusunan Soal bagi Guru Kelas dan Guru Mata Pelajaran. Kegiatan tersebut berlangsung di setiap Gugus Sekolah. Salah satu Sekolah yang menggelar acara tersebut diantaranya di SD Negeri 2 Somagede yang dilaksanakan pada hari Jumat (12/11). Kegiatan ini dilaksanakan secara tertib dan para peserta mematuhi protokol kesehatan dengan mencuci tangan dan mengenakan masker.
Diyanto, S.Pd. SD selaku ketua Gugus Bisma menyampaikan, "Selamat mengikuti kegiatan ini agar menambah wawasan kita terhadap teknik penulisan soal yang baik dan benar. Guru diharapkan memiliki kompetensi khususnya dalam penggunaan kata kerja yang operasional, sistematis, pengejaan, kaidah-kaidah dan lain-lain. Gugus memberikan fasilitas kepada guru agar sama-sama saling membangun untuk pendidikan siswa yang lebih baik lagi. Karena tolak ukur keberhasilan siswa salah satunya dari unsur penilaian.", jelas Diyanto.
Hary Setyawan, S.Pd.I, GPAI SDN 2 Somagede menyampaikan, “Alhamdulillah saya dapat mengikuti kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Kegiatan ini tentu dapat meningkatkan kompetensi kita sebagai Guru untuk membuat soal yang benar. Kegiatan ini berlangung dengan baik, Guru Pendidikan Agama Islam berbaur dengan guru mapel Penjasor dan guru kelas aktif mengikuti kegiatan. Mereka antusias untuk segera menerima materi dari narasumber. Sinergitas ini terlihat dalam suasana yang hangat, kompak dan penuh keakraban”, ungkapnya.
“Kegiatan Bimtek Penulisan Soal mendorong GPAI untuk menyusun soal dengan kaidah-kaidah yang benar. Soal yang disusun oleh guru menjadi tolak ukur sejauh mana kemampuan peserta didik menerima materi yang disampaikan guru. Bimtek ini juga menuntut guru lebih kreatif, yaitu agar mutu peserta didik lebih baik. Beberapa teknis pembuatan soal dijelaskan oleh narasumber dengan sangat baik. Kami beranggapan dimana era sekarang anak tidak hanya dituntut mengingat ilmu pendidikan saja, namun juga diajak untuk dapat berpikir kritis dalam menjawab soal”, pungkasnya.
Menurut Langgeng Basuki, S.Pd. selaku Pengawas SD Somagede dalam penyampaian materinya menyampaikan, "Penyusunan soal lazimnya diawali dengan penyusunan kisi-kisi, penyebaran KD dan naskah soal. Karena dalam waktu dekat akan dilaksanakan PAS, maka para guru diharapkan mempersiapkan diri untuk menyusunnya. Hal yang penting dalam penyusunan soal adalah literasinya, soal valid, reliable, ditelaah terlebih dahulu baru setelah itu pelaksanaan penilaiannya. Penilaian ini dimaksudkan agar kita memperoleh informasi dari peserta didik yaitu berupa hasil dari sebuah proses tersebut. Soal yang dibuat guru tersebut, nantinya akan dipertanggung jawabkan hasilnya kepada stakeholder atau juga kepada yang berkepentingan. Penyusunan soal harus sesuai ketentuan-ketentuan yang berlaku. Soal HOTS itu belum tentu sulit, soal sulit juga belum tentu HOTS”, jelasnya.
"GPAI juga mempunyai kewajiban yang sama dengan guru mapel dan guru kelas yang lain dalam penyusunan soal tersebut. Level soal harus diperhatikan. Terdapat kaidah-kaidah juga dalam penyusunan soal pilihan ganda, isian dan uraian", pungkas Langgeng. (Du)
