Guru Agama Hindu Dan Buddha Ikuti Rakor Kepegawaian
Oleh HUMAS
Purwokerto : Duapuluh guru agama Hindu dan Buddha se kabupaten Banyumas mengikuti kegiatan rapat koordinasi dan pembinaan yang diadakan oleh urusan kepegawaian kantor Kemenag kabupaten Banyumas. Kegiatan yang digelar di aula Al Ikhlas dibuka oleh Kasubag TU Ibnu Asaddudin, S.Ag, M.Pd, dengan didampingi Analis Kepegawaian Iwan Yuni Pramono, SH, Pranata Komputer Hadi Kusumanto, ST., Operator Siaga Imam Muntohar, Selasa (23/11)
Pembinaan dan pelatihan ini digelar sebagai tindak lanjut dengan adanya beberapa perubahan dan penambahan pada sistim kepegawaian seperti absensi, pengisian Laporan Catatan Kinerja Harian (LCKH) pada aplikasi Si Unjal serta penjelasan tentang aplikasi Siaga.
Mengawali sambutannya Kasubag TU menekankan pentingnya para guru agama Hindu dan Buddha untuk memperkuat moderasi beragama ditengah - tengah suasana yang seringkali diputar balikan dengan banyaknya kabar berita bohong serta meningkatkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme.
Ditempat yang sama Kakan Kemenag Banyumas Drs.H.Akhsin Aedi,M.Ag kembali menekankan yang sudah disampaikan oleh Kasubag TU terkait moderasi beragama serta menjelaskan bahwa moderasi beragama itu adalah meyakini secara absolut ajaran agama yang kita yakini dan memberikan ruang terhadap agama yang diyakini oleh orang lain
" Karena Moderasi beragama merupakan kunci kerukunan dan toleransi meneguhkan NKRI. Hal ini penting sekali dan membutuhkan peran aktif semua pihak dalam menerapkan moderasi beragama, atau negeri ini akan hancur ditelan extremisme, radikalisme, liberalisme. " tutur kepala kantor saat menutup rakor. (tum)
