Guru Madrasah Purwojati Harus Kompak
Oleh HUMAS
Banyumas : Kepala Kantor Kemenag Banyumas Drs. H. Akhsi, Aedi, M.Ag beserta Kasubag TU Ibnu Asaddudin dan Kasi Pendma Edi Sungkowo, Pengawas MI MTs kecamatan Purwojati Fuad Hasyim , Sunaryo pengawas MA kecamatan Purwojati menghadiri pembinaan bagi guru RA, BA, MI, MTs dan MA se kecamatan Purwojati , yang diadakan di gedung MWC NU kecamatan Purwojati, Jumat (29/10).
Pembinaan tersebut dilakukan terhadap tenaga pendidik dan kependidikan RA, BA, MI, MTs dan MA seiring dengan program road show peningkatan mutu tenaga pendidik dan kependidikan Seksi Pendidikan Madrasah kantor Kemenag Banyumas , serta dalam rangka untuk mentranfer Ilmu dan tata kelola administrasi madrasah menuju madrasah yang mandiri dan berprestasi .
Dalam pembinaan tersebut aksin aedi menekankan untuk selalu kompak bersama sama dalam membawa nama kantor Kemenag Banyumas. Jangan bercerai berai tidak kompak.
" Di kemenag ASN ada dua yaitu PNS dan Non PNS. Di sekolah guru guru yang PNS tidak boleh mengetiplakaken guru yang bukan PNS, tanggungjawab dan kewajiban terhadap pekerjaannya sama, etos kerjanya sama harus tinggi. Harus saling menghormati dan saling menjaga." Ujarnya.
" Kami mohon doa restunya semoga kantor Kemenag Banyumas bisa lolos WBBK yang baru kemaren diuji oleh KEMENPAN RB secara daring. Seandainya ini lolos maka kesejahteraan ASN akan semakin bartambah. " lebih lanjut.
Kantor kemenag Banyumas sangat memperhatikan kesejateraan ASN terutama yang non PNS. Hal ini dibuktikan dengan kerja keras dari kepala kantor dan semua ASN di kemenag dalam memperjuangkan ASN non PNS untuk dapat masuk menjadi P3K
" Untuk mensejahterakan yang Non PNS maka akhir September kemarin kami sudah mengajukan ke Kemenpan melalui program P3K. Alhamdulillah dengan kerja keras Banyumas terbanyak se Jawa Tengah sebanyak 1664 orang. Input data ini dilakukan pada malam hari sampai pagi hari, ini semua demi kesejahteraan ASN yang Non PNS kementerian Agama." terangnya
Total untuk guru yang didaftarkan melalui P3K ada 1167 guru RA, MI, MTs, MA. Mudah mudahan ASN non PNS lolos secara administrasi dan nantinya tinggal mengikuti tes." Ujarnya .
Bagi dunia pendidikan, pergerakan waktu yang sedemikian kencang perlu diimbangi dengan mempersiapkan SDM tenaga pendidik dan kependidikan yang handal dan kompetitif. Berani dan siap untuk berubah serta mampu merancang untuk mempersiapkan peserta didik jauh melompati zaman, dengan tetap berpegang pada prinsip karakter guru dan nilai budaya kerja Kementerian Agama " ujarnya lebih lanjut
Di akhir pembinaan Kakan Kemenag menekankan agar semua tenaga pendidik dan kependidikan pada RA, BA, MI, MTs, MA harus menjunjung tinggi sikap disiplin. Anugrah yang sudah diperoleh sampai hari ini membawa konsekuensi logis yaitu kemajuan Madrasah oleh semua dengan senantiasa menjunjung nilai Madrasah yang ber Keislaman dan keilmuan,kemandirian
