Hangatnya Kebersamaan Muslimat Piasa: Gali Makna Al-Kautsar untuk Ketahanan Keluarga
Oleh KUA Somagede
Somagede – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Riyadhul Mukhlisin. Puluhan ibu-ibu Muslimat Ranting Piasa berkumpul dengan penuh antusias untuk melaksanakan kegiatan rutin Selapanan. Acara ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan menjadi wadah penguatan spiritual dan silaturahmi yang kental. Minggu (19/04)
Kegiatan dimulai dengan syahdu melalui pembacaan Tartilul Qur’an secara klasikal. Seluruh jamaah melantunkan Surah As-Syams bersama-sama, disusul dengan pembacaan Asmaul Husna yang menggetarkan hati, menciptakan atmosfer yang tenang sebelum memasuki sesi utama.
Hadir sebagai narasumber sekaligus pendamping, Penyuluh Agama Islam KUA Somagede, Ysaroh, memberikan siraman rohani yang sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Mengusung tema penerapan Surah Al-Kautsar dalam Keluarga, beliau menekankan tiga poin penting sebagai pondasi seorang muslimah:
-
Pondasi Ibadah: Allah telah memberikan nikmat yang begitu banyak. Sebagai bentuk syukur, seorang ibu hendaknya menjadi teladan utama dalam mendidik diri dan anak cucunya untuk menjaga shalat lima waktu.
-
Empati Sosial: Implementasi perintah berkurban diterjemahkan dalam pembiasaan gaya hidup suka berbagi. "Keluarga muslimah harus memiliki empati sosial yang tinggi sebagai wujud nyata rasa syukur," pesan Ysaroh.
-
Mentalitas Tangguh: Beliau mengingatkan agar keluarga dididik memiliki mental yang kuat. Tetaplah berperilaku baik meski menghadapi celaan atau hinaan dari manusia, demi mengejar satu tujuan utama: Rahmat dan Ridho Allah SWT.
"Didiklah keluarga kita agar tidak goyah karena lisan manusia, namun teguh karena ketaatan kepada Sang Pencipta."
Acara selapanan ini ditutup dengan doa bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi para jamaah yang pulang dengan semangat baru untuk mempraktikkan nilai-nilai Al-Qur'an di rumah masing-masing.
Sumber Berita : Yasaroh, S.Pd
Editor : Nuryati, S.H.
