Jaga Kesehatan Jiwa dan Iman, Penyuluh Agama Islam Bagikan Tips Merawat Hati
Oleh KUA PURWOKERTO TIMUR
Purwokerto – Upaya membina mental dan spiritual masyarakat terus digalakkan oleh jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Purwokerto Timur. Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Timur, Mohammad Yusup, hadir mengisi kajian keagamaan yang diikuti khidmat oleh para jemaah di Masjid Al Muhajirin, Kelurahan Purwokerto Wetan. Minggu (02/08)
Dalam kajian tersebut, Mohammad Yusup mengusung tema penting mengenai pembagian jenis hati manusia serta langkah-langkah praktis untuk mewujudkan hati yang sehat (Qolbun Salim).
Saat memberikan keterangan, Mohammad Yusup menjelaskan bahwa kualitas hati sangat menentukan kebaikan perilaku seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, secara umum hati manusia terbagi menjadi tiga kondisi.
"Secara garis besar, kondisi hati manusia terbagi menjadi tiga, yaitu Qolbun Salim atau hati yang sehat dan bersih, Qolbun Marid atau hati yang sedang sakit akibat penyakit syahwat maupun keraguan, serta Qolbun Mayit alias hati yang telah mati dari petunjuk dan kebenaran," jelas Mohammad Yusup.
Guna menjaga agar hati senantiasa berada dalam kondisi sehat (Qolbun Salim), Mohammad Yusup membagikan sejumlah amalan penting yang perlu dipraktikkan oleh para jemaah:
- Memberi Nutrisi Iman dan Obat Al-Qur'an: Memberikan asupan spiritual yang baik serta menjadikan Al-Qur'an sebagai penawar dan petunjuk hidup.
- Melazimkan Zikir: Senantiasa berdzikir dan menjaga kesadaran untuk selalu mengingat Allah SWT dalam setiap situasi.
- Ketauhidan yang Kuat: Menanamkan rasa tawakal dan tidak menggantungkan harapan kepada selain Allah SWT.
- Selektif dalam Bergaul: Pandai memilih lingkungan dan teman pergaulan yang membawa dampak positif bagi keimanan.
- Menjaga Keikhlasan dan Muraqabah: Senantiasa beramal secara ikhlas serta merasa senantiasa diawasi oleh Allah SWT.
- Menjaga Pola Makan: Tidak makan secara berlebihan hingga terlalu kenyang agar hati tidak menjadi tumpul.
- Istirahat yang Cukup: Menjaga pola tidur yang cukup dan berkualitas untuk mendukung kebugaran fisik dan kejernihan pikiran.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan jemaah Masjid Al Muhajirin dapat terus merawat kesehatan hatinya sehingga mampu melahirkan kedamaian, ketenangan, dan keluhuran akhlak dalam kehidupan bermasyarakat. (jw)
