Jelang Ramadan, Penyuluh KUA Gumelar Gelar Praktik Istighosah di MT Nurfalah
Oleh HUMAS
Banyumas – Suasana khidmat dan menyejukkan menyelimuti Majelis Taklim (MT) Nurfalah RW 09, Kecamatan Gumelar, saat digelarnya bimbingan keagamaan khusus menyambut bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Kambali, sebagai bagian dari program Tarhib (penyambutan) Ramadan di tingkat akar rumput. Senin (09/02/26).
Fokus utama dalam bimbingan kali ini adalah praktik dan pemaknaan Istighosah. Kambali menjelaskan bahwa Istighosah bukan sekadar rutinitas pembacaan doa bersama, melainkan memiliki esensi mendalam sebagai sarana Tazkiyatun Nafs atau pembersihan hati.
"Istighosah adalah bentuk pengakuan atas kelemahan diri kita di hadapan Sang Pencipta. Kita memohon pertolongan Allah agar diberikan kekuatan lahir dan batin untuk meninggalkan kemaksiatan sebelum memasuki bulan yang mulia nanti," ujar Kambali di hadapan jemaah.
Dalam materinya, Kambali menekankan tiga poin penting mengapa Istighosah menjadi bekal krusial menjelang Ramadan:
-
Kekuatan Spiritual: Menyiapkan mental agar mampu menjalankan ibadah puasa dan amalan lainnya dengan istiqomah.
-
Kondisi Hati yang Bersih: Memasuki Ramadan dengan kondisi hati yang "nol" (bersih) agar lebih mudah menyerap keberkahan bulan suci.
-
Penguatan Silaturahmi: Menjaga kerukunan antarwarga (ukhuwah islamiyah) di lingkungan RW 09 agar tercipta suasana ibadah yang harmonis.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini mendapat sambutan positif dari para jemaah. Sinergi antara KUA melalui para penyuluhnya dengan Majelis Taklim di tingkat RW terbukti menjadi kunci keberhasilan dakwah yang menyentuh langsung kebutuhan spiritual masyarakat.
Melalui bimbingan ini, diharapkan jemaah MT Nurfalah dapat menyambut Ramadan dengan penuh kesiapan, kesehatan, dan harapan akan ridha Allah SWT.
