Kakankemenag Banyumas : Ketulusan Adalah Kunci Keberhasilan Penyuluh Agama Islam
Banyumas – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Assaduddin, menekankan pentingnya kreativitas, keteladanan, dan ketulusan bagi Penyuluh Agama Islam dalam memberikan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin (Bimwin Catin). Pesan tersebut disampaikan dalam pembinaan kepada Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Banyumas pada kegiatan Sosialisasi Kepdirjen Bimas Islam Nomor 1211 Tahun 2025 di Aula Kankemenag Banyumas. Senin (26/10)
Dalam arahannya, Ibnu meminta para penyuluh menyusun materi Bimwin yang menarik, komunikatif, dan mudah dipahami calon pengantin. Menurutnya, keberhasilan bimbingan tidak hanya bergantung pada materi yang disampaikan, tetapi juga metode penyampaian dan kepribadian penyuluh yang membawakannya.
Ia menegaskan bahwa metode yang baik membuat pesan lebih mudah diterima, sedangkan sosok penyuluh yang berintegritas dan menjadi teladan mampu menumbuhkan kepercayaan. Namun, di atas semua itu, ketulusan merupakan fondasi utama yang menghidupkan setiap proses bimbingan.
Pembinaan tersebut menjadi penguatan bagi para penyuluh agar mampu melaksanakan Bimwin secara lebih efektif, sehingga calon pengantin tidak sekadar memperoleh pengetahuan tentang pernikahan, tetapi juga memiliki kesiapan mental, emosional, dan spiritual untuk membangun keluarga yang harmonis dan bertanggung jawab.
Pesan Ibnu menyiratkan bahwa keberhasilan penyuluhan bukan semata-mata diukur dari banyaknya materi yang disampaikan, melainkan dari nilai-nilai yang tumbuh dalam diri penerimanya. Materi dapat membuka pikiran, metode dapat menyentuh perasaan, dan keteladanan dapat menumbuhkan kepercayaan. Namun, ketulusanlah yang membuat pesan kebaikan berakar di hati.
