HUT RI #81

Penyuluh KUA Jatilawang Ikuti Sosialisasi Bimwin, Perkuat Pemahaman Pentingnya Psikologi Keluarga

KUA JATILAWANG
KUA JATILAWANG
26 Okt 2026
7x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 26-10-2026 15:08
SHARE

 

Jatilawang – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Jatilawang mengikuti kegiatan sosialisasi Bimbingan Perkawinan (Bimwin) dengan tema pentingnya psikologi keluarga dalam membangun rumah tangga yang harmonis, sakinah, mawaddah, wa rahmah. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan pemahaman dan kompetensi penyuluh dalam memberikan pendampingan kepada calon pengantin (catin). Senin (26/10)

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai sarana untuk memperluas wawasan para penyuluh mengenai aspek psikologis dalam kehidupan berumah tangga, termasuk pentingnya komunikasi yang sehat, pengendalian emosi, saling memahami karakter pasangan, serta kemampuan menyelesaikan konflik secara bijaksana.

Dalam materi sosialisasi disampaikan bahwa membangun keluarga tidak cukup hanya dengan kesiapan administrasi dan pelaksanaan akad nikah, tetapi juga membutuhkan kesiapan mental, emosional, dan spiritual. Setiap pasangan perlu memahami bahwa perbedaan karakter, pola pikir, dan latar belakang merupakan bagian dari dinamika kehidupan keluarga yang harus disikapi dengan kedewasaan.

Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang diharapkan mampu menerapkan pengetahuan tentang psikologi keluarga dalam pelaksanaan Bimwin. Dengan demikian, calon pengantin dapat memperoleh bekal yang memadai untuk menghadapi tantangan rumah tangga, membangun komunikasi yang terbuka, serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan bertanggung jawab.

Partisipasi penyuluh dalam sosialisasi ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas layanan bimbingan perkawinan dan mewujudkan keluarga Indonesia yang harmonis, tangguh, serta berlandaskan nilai-nilai agama.

Dengan memahami pentingnya psikologi keluarga, diharapkan para calon pengantin tidak hanya siap melangsungkan pernikahan, tetapi juga siap menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh kesabaran, kasih sayang, dan komitmen bersama.