HUT RI #81

Penyuluh KUA Jatilawang Ajak Jamaah Masjid Baiturrohman Untuk Jaga Keimanan dalam Setiap Keadaan

KUA JATILAWANG
KUA JATILAWANG
26 Okt 2026
10x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 26-10-2026 15:07
SHARE

Jatilawang – Muhammad Taubah, Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, memberikan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) kepada jamaah Masjid Baiturrohman tentang pentingnya bersyukur saat lapang dan bersabar ketika menghadapi kesulitan. Pesan tersebut mengajak jamaah untuk senantiasa menjaga keimanan dalam setiap keadaan, baik ketika kehidupan terasa mudah maupun saat ujian datang bertubi-tubi. Senin (26/10)

Dalam penyampaiannya, Muhammad Taubah mengingatkan bahwa kehidupan manusia senantiasa berputar. Ada masa ketika rezeki melimpah dan kebahagiaan menghampiri, ada pula saat kesulitan datang menguji keteguhan hati. Ketika berada di atas, manusia hendaknya bersyukur; ketika berada di bawah, manusia perlu bersabar dan tidak kehilangan harapan.

Ia menegaskan bahwa perubahan keadaan tidak pernah mengubah kedudukan Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, ketaatan tidak semestinya hanya tumbuh ketika doa terkabul, lalu memudar ketika harapan belum terwujud. Dalam kelapangan, syukur menjadi penjaga hati dari kesombongan; dalam kesempitan, sabar menjadi kekuatan agar manusia tidak terjerumus dalam keputusasaan.

Melalui Bimluh ini, jamaah diharapkan mampu menjalani kehidupan dengan hati yang lebih lapang, tetap berikhtiar ketika menghadapi kesulitan, serta tidak lupa berbagi ketika memperoleh kelapangan.

Sebab, hidup boleh membawa manusia naik dan turun, tetapi iman hendaknya tetap tegak. Saat berada di puncak, jangan lupa bersyukur; saat berada di lembah, jangan berhenti bersabar. Bagaimanapun keadaan kita, Allah SWT tetap Tuhan kita—tempat bersandar ketika rapuh, tempat memohon ketika berharap, dan tempat kembali ketika perjalanan dunia berakhir.