Kamad Swasta Diminta Tingkatkan Kualitas SDM

Oleh Seksi Penma
SHARE

PURWOKERTO - "Letak kemajuan madrasah tergantung pada upaya kepala madrasah dalam meningkatkan sumber daya manusianya yaitu guru dan tenaga kependidikan", ujar Kabid Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan pada Pusdiklat Balitbang Kemenag RI, Efa Ainul Falah,S.Ag. MA saat membuka Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Swasta di Hotel Surya Yudha, Ahad (12/9).

Efa menjelaskan bahwa guru madrasah harus mendapatkan perhatian yang serius untuk peningkatan kompetensinya baik itu melalui workshop, seminar, short course maupun peningkatan kualifikasi pendidikan. 

"Kita mengenang peristiwa bom di Hiroshima dan Nagasaki. Pemerintah Jepang saat itu benar benar lebih mementingkan guru. Mereka menanyakan berapa guru yang masih hidup? Karena mereka tahu bahwa yang menjadikan bangsa mereka maju adalah pendidikan", tegasnya. 

Kemajuan madrasah tentunya harus dapat memenuhi delapan standar nasional. Dan standar yang paling utama adalah pemenuhan standar pendidik dan tenaga kependidikan. 

"Maka dari itu, kepala madrasah sebagai leader harus mampu berinovasi dan berkreasi untuk kemajuan madrasah", pungkas Efa. 

Sementara itu, Kasi Tenaga Teknis Balai Diklat Keagamaan Semarang menjelaskan bahwa kegiatan Pelatihan Penguatan Kompetensi Kepala Madrasah Swasta ini merupakan program Madrasah Education Quality Reform yang dibiayai oleh Bank Dunia. 

"Kegiatan pelatihan ini merupakan kerjasama Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Dirjen Pendis dengan Pusdiklat Balitbang Kemenag RI yang dilaksanakan oleh BDK Semarang", terangnya. 

Pelatihan akan dilaksanakan selama delapan hari sampai tanggal 19 September 2021 dan diikuti oleh 40 Kepala Madrasah Swasta terdiri dari 10 Kepala MA, 10 Kepala MTs dan 20 Kepala MI. Sebelum pelatihan semua peserta, panitia dan pengajar sudah melaksanakan tes swab antigen dengan hasil negatif.  (ak)