Kemenag Banyumas Gelar Sosialisasi KMA 660 Tahun 2021

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto : Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas melalui seksi PHU menggelar acara sosialisasi KMA nomer 660 Tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021. Sebagai narasumber Kepala Kantor Kemenag Banyumas Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag , Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto, Ketua MUI Kabupaten Banyumas Taefur Arofat . Acara digelar di hotel Luminor Purwokerto dengan peserta perwakilan dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Banyumas secara terbatas (Selasa, 31/08)

Sosialisasi KMA 660 ini diadakan sebagai tindak lanjut dari kebijakan dari pemerintah Indonesia yang membatalkan keberangkatan ibadah haji menindaklanjuti  keputusan dari pemerintah Arab Saudi yang membatasi pelaksanaan ibadah haji dari semua negara di dunia termasuk Indonesia.

" Sesusai dengan KMA No 13 tahun 2021 ada perubahan penting  pertama tentang tempat pendaftaran haji, Kalau dahulu pendaftaran haji hanya ada di kantor Kemenag  di KMA yang baru   ada tiga tempat . Yang pertama lewat pendafataran keliling , di Banyumas pendaftaran haji melalui armada keliling Si Jembhling  sudah ada sejak bulan Maret kemarin dan mendapatkan respon  yang baik dari Masyarakat.. Yang kedua pendaftaran lewat Kantor Kemenag dan yang ketiga lewat elektronik, di Banyumas lewat  aplikasi Si Bawor". tutur Akhsin Aedi

" Perubahan lainnya di KMA yang baru,  dulunya masa tunggu untuk pendampingan tiga tahun sekarang menjadi lima tahun "  lebih lanjut

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Sadiyanto dalam penjelasannya menyatakan bahwa kebijakan pemerintah dalam hal pembatalan pemberangkatn ibadah haji tahun 2021 sudah melalui kajian yang mendalam, terutama dilihat dari sisi kesehatan dimana saat ini sedang terjadi pandemi covid 19 yang melanda di semua negara.

" Keselamatan jamaah menjadi prioritas utama bagi pemerintah Indonesia sehingga keberangkatan haji tahun 2021 ini ditunda, dan bagi calon jamaah haji  selama menunggu masa pemberangkatannya harus tetap memelihara dan meningkatkan kondisi   kesehatannya. Sedangkan dari dinas kesehatan tetap melakukan Penyuluhan / Sosialisasi tentang  kesehatan, pencegahan dan pengendalian penyakit melaui KBIH ataupun Puskesmas." jelasnya

Ditempat yang sama Kasi PHU Purwanto Hendro P menyampaikan terkait adanya rencana pembangunan masjid Agung Purwokerto dan Islamic Center di Jl. sukarno Purwokerto, ada usulan dari masyarakat dilokasi tersebut untuk dibangun  tempat  area bimbingan manasik miniatur yang dilengkapi dengan miniatur pesawat, karena kebanyakan jamaah haji belum pernah naik pesawat.(yudi)