Kepala KUA Somagede Tekankan Kedisiplinan dan Pelayanan Sepenuh Hati

Oleh KUA Somagede
SHARE

Somagede – Mengawali pekan ketiga di bulan April, jajaran pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Somagede kembali melaksanakan rutinitas wajib Apel Pagi. Bertempat di halaman kantor, kegiatan ini menjadi momentum penguatan koordinasi internal sekaligus penyampaian agenda strategis sepekan ke depan. Senin (20/4/2026)

Kepala KUA Somagede, Fairuz Mustafiq, hadir langsung sebagai Pembina Apel. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi catatan bagi seluruh ASN dan staf di lingkungan KUA Somagede.

1. Syukur dan Disiplin ASN

Membuka arahannya, Fairuz mengajak seluruh pegawai untuk senantiasa bersyukur atas kesehatan sehingga tetap konsisten menjalankan kewajiban sebagai abdi negara. "Apel pagi bukan sekadar seremoni, tapi wujud kesiapan kita untuk melayani masyarakat kembali setelah masa libur akhir pekan," ujarnya.

2. Percepatan Administrasi Digital

Terkait administrasi kepegawaian, Kepala KUA mengingatkan bagi pegawai yang belum mengunduh dokumen Evaluasi Kinerja agar segera menyelesaikannya. Beliau menekankan pentingnya percepatan pengajuan Tanda Tangan Elektronik (TTE) guna mendukung transparansi dan efisiensi birokrasi di era digital.

3. Dinamika Nikah di Bulan Dzulqa'dah

Memasuki bulan Dzulqa'dah, Fairuz memprediksi adanya penurunan tren angka pernikahan jika dibandingkan dengan bulan Syawal yang lalu. Namun, beliau berpesan agar kondisi ini tidak menurunkan produktivitas kerja.

  • Aksi Nyata: Petugas diminta tetap disiplin dan semangat dalam melakukan input data nikah ke aplikasi SIMKAH.

  • Target: Memastikan seluruh data terintegrasi secara akurat dan tepat waktu tanpa ada tunggakan administrasi.

4. Pelayanan dengan Hati

Sebagai penutup, Fairuz memberikan motivasi agar seluruh jajaran KUA Somagede tetap menjaga ritme kerja dan dedikasi tinggi. "Mari kita layani masyarakat dengan hati. Apapun tantangannya di lapangan, senyuman dan bantuan yang tulus dari kita adalah kunci kepuasan masyarakat terhadap institusi ini," pungkasnya. (Nuryati,S.H)