Kita Harus Bangga Sebagai Pelayan Bangsa
Oleh HUMASPurwokerto : Kepala kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Jawa Tengah H. Musta’in Ahmad, SH, MH didampingi kepala kantor Kemenag Banyumas Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag , Kasubag TU Ibnu Asaduddin, Kepala MIN, MTs N, MA N memberikan pembinaan kepada ASN di lingkungan kantor Kemenag Banyumas bertempat di Aula Al Ikhlas.(Selasa, 5/10)
Kedatangan Musta’in Ahmad ke Banyumas dalam rangka silaturahmi dan Pembinaan oleh kakanwil terhadap ASN di lingkungan kantor Kemenag Banyumas , kunjungan kerja Kakanwil di kantor Kemenag Banyumas selama sehari sekaligus untuk meresmikan kantor KPRI Barokaturrokhim dan Muawanah serta memberikan motifasi kepada peserta pembinaan yang dihadiri oleh perwakilan dari penyuluh, pengawas, KUA, pejabat di lingkungan kantor Kemenag Banyumas dengan jumlah terbatas.
Kepala kantor Kemenag Banyumas Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag mengucapkan terimakasih kepada Kakanwil yang sudah hadir di Banyumas untuk melakukan pembinaan terhadap ASN dan meresmikan kantor KPRI Barokaturrokhim dan Muawanah, serta semua ASN yang sudah mendukung atas terselenggaranya acara tersebut.
“ Mohon arahan bimbingan kepada kepala kantor wilayah untuk peningkatan kinerja kepada selusuh ASN yang ada di Kabupaten Banyumas menuju WBK, WBBM dan kami mohon doa restu mudah - mudahan madrasah negri bisa menuju WBK , WBBM dimasa mendatang. “ tutur Akhsin Aedi
“ Mohon doa restu kankemenag Banyumas tahun ini bisa lolos menuju WBK WBBM atas dukungan dan kerjasam bapak ibu sekalian.” Lebih lanjut
Ditempat yang sama Mustain Ahmad menyampaikan bahwa ASN harus cermat dalam mengelola apa yang sudah ditinggalkan dan diwariskan oleh para pendahulunya harus dirawat dengan baik, dan dimasa mendatang akan diteruskan kepada generasi berikutnya dalam kondisi yang lebih baik.
“ Apa yang ada di madrasah, apa yang ada di PAI, Kristen, Katolik, Hindu, Buda secara umum sudah berjalan dengan baik. Saya ucapkan selamat kepada ibu Wahyu Nisawati yang hasil karyanya dalam video pendek sudah berhasil menginspirasi moderasi beragama secara nasional.” ujarnya
“ Ini menjadi bagian penting bagi kita sekalian untuk menuntaskan dulu persoalan - persolan internal kita, kita ini pelayan. Jadi Jargon yang ditetapkan oleh presiden untuk kita adalah bangga melayani bangsa, kita harus bangga sebagai pelayan bangsa. Orang yang bisa melayani dengan baik adalah orang yang sudah tuntas dan selesai dengan dirinya sendiri, “ lebih lanjut
“ Tentu selesai dengan dirinya sendiri ini terutama terkait dengan posisi kita di organisasi ini, jangan ada diantara kita masih ragu ragu dengan organisasi kita, yang masih setengah – setengah dengan pilihan sadar kita menjadi ASN. Dalam UU ASN itu isinya dua yaitu PNS dan P3K yang nanti semuanya akan diarahkan menjadi P3K , sekarang sebutannya masih bermacam – macam ada honorer, ada pramubakti dan nanti sebutannya hanya dua PNS dan P3K, akan tetapi ASN ini punya jargon dan semboyan bangga melayani bangsa.” Pungkasnya. (tum)
