KUA Gelar Pelatihan Intensif Fitur Lapor Pak Simkah
Banyumas - Dalam rangka meningkatkan akurasi data dan pelayanan kepada masyarakat, KUA Kemranjen menggelar kegiatan pelatihan penggunaan menu Lapor Pak di Sistem Informasi Manajemen Nikah dan Haji (Simkah). Acara ini diikuti oleh sejumlah aparatur sipil negara (ASN), termasuk Galih Lukman Hakim selaku Penghulu, Yono Penyuluh, serta H. Mukhdir selaku Pelaksana KUA Kemranjen. Rabu (11/02).
Kegiatan berlangsung di ruang Back Office KUA Kemranjen dengan suasana yang penuh semangat dan keingintahuan. Apriliyanto, Kepala KUA Kemranjen, secara langsung mendorong seluruh ASN untuk terus meningkatkan kompetensi dan pengetahuan mereka terkait pengelolaan data administrasi keagamaan. Ia menekankan bahwa pemanfaatan fitur Lapor Pak di Simkah merupakan langkah strategis dalam memperbaiki data yang keliru sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara optimal.
Menu Lapor Pak merupakan salah satu fitur penting dalam sistem Simkah yang dirancang untuk memudahkan proses pelaporan dan koreksi data secara cepat dan akurat. Dalam praktiknya, banyak data yang mengalami kekeliruan akibat human error atau ketidaktahuan petugas saat memasukkan data awal. Dengan adanya fitur ini, petugas dapat melakukan revisi data secara langsung dan terintegrasi sehingga mengurangi risiko kesalahan lebih lanjut.
Dalam sesi pelatihan tersebut, ASN diajarkan bagaimana cara menggunakan menu Lapor Pak dengan benar mulai dari langkah pendaftaran laporan dan lampiran yang diperlukan.
Selain itu, Apriliyanto menambahkan bahwa peningkatan kompetensi ASN harus dilakukan secara berkelanjutan agar mereka mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan pelayanan publik sangat bergantung pada kemampuan petugas dalam menguasai sistem digital terbaru.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat setempat karena mampu mempercepat proses administrasi sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap layanan KUA. Dengan data yang lebih akurat dan proses perbaikan yang efisien melalui fitur Lapor Pak, masyarakat merasa lebih puas karena kebutuhan administratif mereka dapat terpenuhi dengan lebih cepat dan tepat sasaran.
Galih Lukman Hakim sebagai penghulu menuturkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas kerja. "Dengan memahami cara kerja menu Lapor Pak di Simkah, kami bisa memastikan bahwa data yang kami kelola benar-benar akurat sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari," ujarnya penuh semangat.
Kepala KUA Kemranjen menegaskan bahwa kegiatan pelatihan ini sejalan dengan visi kementerian agama untuk mewujudkan layanan publik berbasis teknologi informasi yang profesional dan terpercaya. Ia pun menambahkan bahwa seluruh ASN di lingkungan KUA akan terus didorong untuk mengikuti pelatihan serupa agar kompetensi mereka semakin meningkat.
Selain itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas turut mendukung penuh program peningkatan kapasitas tenaga kerja di bidang administrasi keagamaan ini. Hal tersebut sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Pelaksanaan pelatihan penggunaan menu Lapor Pak di Simkah menjadi momentum penting bagi KUA Kemranjen dalam memperkuat pelayanan publik berbasis digital. Melalui peningkatan kompetensi ASN serta pemanfaatan teknologi tepat guna, diharapkan proses administrasi keagamaan dapat berjalan lebih efektif dan efisien sehingga masyarakat merasa semakin dilayani dengan prima.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat dari seluruh pihak untuk terus belajar dan berinovasi demi kemajuan pelayanan birokrasi keagamaan yang profesional dan terpercaya di Kabupaten Banyumas. (a).
