HUT RI #81

Penyuluh KUA Wangon Susun Laporan RKH, Wujud Tertib Administrasi dan Profesionalitas Kerja

K
KUA Wangon
20 Okt 2026
9x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 20-10-2026 16:43
SHARE

 

Wangon – Penyuluh Agama Islam KUA Wangon menyusun laporan Rencana Kerja Harian (RKH) sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas penyuluhan kepada masyarakat. Laporan yang telah dibuat oleh masing-masing penyuluh kemudian dikumpulkan dan disatukan dalam satu map agar tersimpan secara rapi, tertib, dan mudah diperiksa ketika diperlukan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun administrasi kerja yang teratur sekaligus mendukung pelaksanaan tugas penyuluh secara profesional. Selasa (20/10)

Penyusunan laporan RKH dilakukan untuk mendokumentasikan berbagai aktivitas harian penyuluh, mulai dari bimbingan dan penyuluhan keagamaan, pendampingan kelompok binaan, kegiatan majelis taklim, hingga pelayanan konsultasi keagamaan kepada masyarakat. Pencatatan kegiatan secara rutin membantu penyuluh memantau pelaksanaan rencana kerja serta menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Pengumpulan laporan dalam satu map juga memudahkan pengelolaan dokumen secara bersama di lingkungan KUA Wangon.

Sarif, salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa penyusunan laporan RKH merupakan bagian penting dari kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan. “Melalui laporan RKH, setiap kegiatan penyuluhan dapat terdokumentasi dengan baik. Setelah dikumpulkan dalam satu map, laporan menjadi lebih tertata sehingga memudahkan pemeriksaan, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan tugas,” ungkap Sarif.

Senada dengan hal tersebut, Ni’mah menyampaikan bahwa tertib administrasi perlu berjalan seiring dengan pelaksanaan kegiatan penyuluhan di lapangan. Menurutnya, laporan yang disusun secara rutin dapat membantu penyuluh melihat kembali kegiatan yang telah dilaksanakan dan memastikan tugas berjalan sesuai rencana. Para penyuluh lainnya juga berkomitmen untuk menyusun laporan secara disiplin, lengkap, dan tepat waktu sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pekerjaan serta dukungan terhadap koordinasi tim.

Melalui penyusunan dan pengumpulan laporan RKH ini, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon terus berupaya meningkatkan kedisiplinan, keteraturan administrasi, dan kualitas pelaksanaan tugas. Dokumen yang tersimpan dengan baik diharapkan dapat mendukung proses pemantauan dan evaluasi kegiatan penyuluhan secara berkelanjutan. Dengan administrasi yang tertib dan semangat pengabdian yang kuat, para penyuluh diharapkan semakin optimal dalam memberikan bimbingan keagamaan serta pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat. (Srf)