KUA Perkuat Sinergi Pendidikan Diniyah Melalui Layanan Konsultasi Administrasi
Banyumas – KUA Kemranjen terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik tidak hanya dalam urusan pernikahan, tetapi juga dalam bimbingan masyarakat dan pendidikan keagamaan. Melalui peran Penyuluh Agama Islam, KUA Kemranjen aktif memberikan layanan konsultasi administrasi bagi lembaga pendidikan diniyah di wilayah tersebut. Jumat (27/02)
Pada kesempatan terbaru, Sigit Panuntun, salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Kemranjen, tampak intens berdiskusi dan memberikan arahan kepada pengelola lembaga pendidikan. Fokus utama konsultasi kali ini adalah mengenai tata cara dan persyaratan pengajuan insentif Bupati bagi lembaga pendidikan diniyah (Madin). Sigit menjelaskan bahwa peran penyuluh bukan hanya memberikan ceramah agama, tetapi juga menjadi jembatan administratif yang membantu lembaga keagamaan tertib secara manajerial.
"Kami berupaya memastikan setiap lembaga pendidikan diniyah di Kemranjen memahami prosedur administrasi yang ada, termasuk pengajuan insentif. Hal ini penting agar kesejahteraan para pendidik di Madin dapat diperhatikan melalui jalur yang benar dan sesuai regulasi," ujar Sigit.
Salah satu penerima layanan, Tjatur, perwakilan dari Madin Al Huda Desa Kecila, menyatakan kepuasan yang mendalam atas pendampingan ini. Menurutnya, proses administrasi yang terkadang dianggap rumit menjadi jauh lebih mudah dipahami berkat penjelasan yang sabar dan detail dari pihak KUA. "Kami dari Madin Al Huda Kecila merasa sangat terbantu dengan adanya konsultasi ini. Peran KUA Kemranjen sangat terasa manfaatnya, terutama dalam melayani masyarakat di dunia pendidikan Madin. Kami merasa puas dan diapresiasi," ungkap Tjatur.
Layanan konsultasi ini diharapkan dapat mendorong tertib administrasi bagi seluruh Madin di Kecamatan Kemranjen, sehingga program-program dukungan dari pemerintah, seperti insentif Bupati, dapat terserap dengan maksimal dan tepat sasaran demi kemajuan pendidikan Islam di tingkat akar rumput. (tm)
