Perkuat Akidah, Bentuk Akhlak Mulia Santri TPQ Miftahul Huda
Jatilawang - Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, Dwi Astuti, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan bagi santri TPQ Miftahul Huda, Desa Adisara, Kecamatan Jatilawang. Kegiatan ini berfokus pada penguatan akidah dan pembentukan akhlak mulia sebagai bekal santri dalam menjalani kehidupan sehari-hari sesuai dengan ajaran Islam. Rabu (14/10)
Dalam kegiatan tersebut, para santri mendapatkan bimbingan tentang pentingnya menanamkan keimanan kepada Allah SWT serta membiasakan perilaku terpuji sejak usia dini. Materi penguatan akidah disampaikan untuk menumbuhkan keyakinan yang kuat terhadap ajaran Islam, sedangkan pembinaan akhlak diarahkan agar santri senantiasa menghormati orang tua dan guru, berkata jujur, bersikap sopan, menyayangi sesama, serta membiasakan diri melaksanakan ibadah.
Dwi Astuti, menekankan bahwa pendidikan agama tidak hanya bertujuan agar santri mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk kepribadian yang beriman, beradab, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Oleh karena itu, nilai-nilai akidah dan akhlak perlu ditanamkan secara berkelanjutan melalui pembelajaran, keteladanan, dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan bimbingan ini bertujuan membangun fondasi keimanan yang kokoh sekaligus membentuk karakter generasi muda Islam yang berakhlakul karimah. Manfaatnya diharapkan dapat dirasakan melalui tumbuhnya kesadaran santri untuk menjalankan ajaran agama, menghormati sesama, serta mampu membedakan perilaku yang baik dan buruk sesuai tuntunan Islam.
Melalui kegiatan ini, diharapkan santri TPQ Miftahul Huda tidak hanya berkembang dalam kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Islam dalam keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat. Sinergi antara penyuluh agama, pengelola TPQ, orang tua, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
