HUT RI #81

KUA Wangon Gelar Diskusi dan Pemutakhiran Data Bimbingan Perkawinan

KUA Wangon
KUA Wangon
04 Nov 2026
12x dibaca
Diubah oleh yudi pada 04-11-2026 10:59
SHARE

Wangon – Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon melaksanakan diskusi dan koordinasi pemutakhiran data Bimbingan Perkawinan (Bimwin) sebagai upaya meningkatkan tertib administrasi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh penghulu, staf administrasi, dan seluruh pegawai KUA Wangon dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat koordinasi. Rabu (04/11)

Diskusi difokuskan pada pembaruan data peserta Bimwin, pencatatan pelaksanaan kegiatan, kelengkapan dokumen, serta sinkronisasi laporan administrasi agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemutakhiran data menjadi bagian penting dalam memastikan setiap kegiatan Bimwin tercatat secara akurat, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penghulu KUA Wangon, Husein, menyampaikan bahwa Bimbingan Perkawinan merupakan salah satu program penting dalam memberikan bekal pengetahuan kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu, data pelaksanaan Bimwin harus selalu diperbarui agar pelaksanaan program dapat terpantau dengan baik. “Ketertiban data menjadi bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk memastikan pelayanan bimbingan perkawinan berjalan optimal dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Murti menekankan pentingnya ketelitian dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan data Bimwin. Menurutnya, koordinasi antara petugas pelayanan dan administrasi sangat diperlukan agar tidak terjadi perbedaan data antara dokumen, catatan kegiatan, dan laporan yang disampaikan. Seluruh pegawai KUA Wangon juga menyampaikan komitmen untuk saling mendukung dalam proses pembaruan data tersebut.

Melalui diskusi dan pemutakhiran data ini, KUA Wangon berharap pengelolaan program Bimbingan Perkawinan semakin tertib, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen KUA Wangon dalam meningkatkan profesionalitas aparatur serta memberikan pelayanan keagamaan yang prima kepada masyarakat, khususnya dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. (srf/tum)