HUT RI #81

KUA Wangon Pasang Pintu Sisa Renovasi Gantikan Pintu Ruang Penyuluh yang Rusak

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas - Prinsip efisiensi dan pemanfaatan material sisa terus ditunjukkan oleh kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon. Demi menjaga kelayakan fasilitas kantor tanpa membebani anggaran belanja baru, KUA Wangon memanfaatkan pintu kayu sisa hasil renovasi gedung beberapa waktu lalu untuk menggantikan pintu ruang penyuluh agama yang telah mengalami kerusakan. Langkah ini dilakukan agar ruang kerja para penyuluh tetap aman, rapi, dan nyaman digunakan untuk melayani masyarakat. Selasa (18/08)

Kerusakan pada pintu ruang penyuluh yang lama dinilai sudah cukup mengganggu privasi serta kerapian tata ruang kantor. Dibandingkan mengajukan pembelian pintu baru yang membutuhkan proses administrasi anggaran, pihak KUA memilih opsi daur ulang dengan memanfaatkan pintu bekas renovasi yang kondisinya masih sangat kokoh dan layak pakai. Setelah disesuaikan ukuran dan dipoles ulang, pintu tersebut dipasang kembali untuk menunjang sarana kerja harian.

Menariknya, proses pengerjaan dan pemasangan pintu tersebut dilakukan secara langsung oleh Kepala KUA Wangon, Fairuz Malaya. Di sela-sela waktu senggang dari tugas utamanya, pimpinan kantor ini tak canggung memegang alat pertukangan demi memastikan perbaikan fasilitas berjalan cepat. "Kami ingin menanamkan budaya hemat dan kreatif dalam mengelola fasilitas kantor. Pintu sisa renovasi ini kondisinya masih sangat bagus dan kuat, jadi sangat disayangkan jika dibiarkan menumpuk. Pemasangan secara mandiri ini dilakukan agar ruang penyuluh bisa segera digunakan kembali dengan nyaman tanpa harus menunggu anggaran perbaikan baru," ungkap Fairuz Malaya di sela aksi perbaikannya.

Inisiatif dan keteladanan yang ditunjukkan oleh Kepala KUA Wangon ini mendapat apresiasi hangat dari seluruh pegawai dan para penyuluh agama. Aksi turun tangan langsung tersebut tidak hanya menghemat pengeluaran instansi, tetapi juga membakar semangat gotong royong di lingkungan kerja. Para pegawai pun turut membantu menyiapkan peralatan dan merapikan area sekitar ruang penyuluh hingga pemasangan pintu selesai dengan sempurna.

Melalui perbaikan sarana secara mandiri ini, ruang kerja penyuluh agama di KUA Wangon kini kembali tampil rapi dan fungsional untuk mendukung tugas-tugas bimbingan keagamaan serta kepenyuluhan. Ke depan, KUA Wangon berkomitmen untuk terus merawat dan mengelola aset kantor secara efektif dan efisien, sehingga suasana pelayanan publik tetap berjalan optimal dan representatif bagi warga Kecamatan Wangon. (jhr)