Lima Budaya Yang Perlu Dievaluasi Madrasah

Oleh Seksi Penma
SHARE

KEBASEN - Tim Inti Kabupaten Banyumas pada kegiatan Bimtek EDM eRKAM, Aji Kuswanto menyebutkan ada lima budaya yang perlu dievaluasi oleh madrasah setiap tahun. Dari lima budaya tersebut, madrasah akan mampu mengetahui pencapaiannya dalam memenuhi delapan Standar Nasional Pendidikan. Evaluasi Diri Madrasah (EDM) itu merupakan suatu proses penilaian mutu penyelenggaraan pendidikan berdasarkan indikator-indikator kunci yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan (SNP), paparnya dihadapan peserta pendampingan praktek EDM eRKAM wilayah Kebasen, Sabtu (20/11) di MI Ma'arif NU 1 Kalisalak.

Aji menjelaskan lima budaya mutu yang perlu dievaluasi antara lain budaya kedisplinan warga madrasah baik kepala madrasah, guru maupun siswa, budaya pengembangan diri kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan, budaya mempersiapkan proses dan penilaian pembelajaran, budaya menyediakan sarana dan prasarana belajar bagi siswa dan guru, serta budaya pengelolaan keuangan madrasah secara transparan dan akuntabel. 

Dengan mengevaluasi lima budaya tersebut, lanjut Aji, madrasah akan mengetahui kekuatan, kelemahan dan tantangan yang dimilikinya madrasah dalam rangka untuk memperbaiki mutu pendidikan madrasah itu sendiri. Oleh karena itu, saya minta dalam pengisian instrumen evaluasi ini benar-benar dilakukan dengan penuh kesadaran, jujur dan objektif berdasarkan fakta yang ada. Selain itu, karena pengisian EDM ini membutuhkan waktu dan energi yang banyak, maka  semangat kebersamaan dari seluruh warga madrasah untuk mau mengevaluasi diri demi kemajuan bersama adalah kunci dari keberhasilan EDM ini. Melalui EDM, insya Alloh madrasah akan semakin maju, harapnya.

Kegiatan yang diikuti oleh Kepala Madrasah, Bendahara dan Operator MI, MTs dan MA se kecamatan Kebasen tersebut merupakan kegiatan lanjutan dari Bimtek EDM eRKAM yang telah usai dilaksanakan. "Bimteknya secara daring sudah selesai 18 November kemarin, ini ada kewajiban kami sebagai fasilitator untuk mendampingi praktek platform EDM eRKAM" terang Aji. (akw)