Monev di KUA Lumbir, Bimas Islam Tekankan Konsistensi Inovasi Pelayanan

Oleh KUA Lumbir
SHARE

Banyumas – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memastikan tata kelola administrasi berjalan sesuai ketentuan, Rombongan Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di KUA Lumbir pada Senin (09/02).

Kedatangan Kasi Bimas Islam, Agus, beserta tim disambut langsung oleh Kepala KUA Lumbir bersama seluruh jajaran pegawai dengan penuh kehangatan dan keterbukaan. Suasana kekeluargaan tampak terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu layanan publik di lingkungan KUA.

Dalam sambutannya, Kasi Bimas Islam, Agus, menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi bukanlah sekadar kegiatan rutin administratif, melainkan bagian dari upaya pembinaan dan penguatan kinerja agar seluruh layanan yang diberikan kepada masyarakat semakin profesional, transparan, dan akuntabel. Ia menekankan pentingnya melakukan inovasi-inovasi kecil yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Inovasi itu tidak harus besar dan rumit. Mulailah dari hal-hal kecil, tetapi lakukan dengan istiqomah. Konsistensi dalam pelayanan akan membawa dampak besar bagi kepercayaan masyarakat,” ujar Agus dalam arahannya.

Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi semangat jajaran KUA Lumbir yang terus berupaya meningkatkan kualitas administrasi serta pelayanan berbasis digital di tengah dinamika dan tuntutan masyarakat yang semakin berkembang.

Setelah sesi pembukaan, tim Bimas Islam Banyumas melaksanakan monitoring secara menyeluruh terhadap berbagai aspek layanan. Salah satu fokus utama adalah penataan dan pengarsipan berkas nikah. Arsip nikah sebagai dokumen negara memiliki nilai hukum yang sangat penting, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara rapi, sistematis, dan sesuai dengan standar kearsipan yang berlaku. Tim melakukan pengecekan terhadap kelengkapan dokumen, sistem penjilidan, penomoran, hingga penyimpanan arsip guna memastikan keamanan dan kemudahan akses di kemudian hari.

Selain itu, monitoring juga mencakup penggunaan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) sebagai bagian dari transformasi digital dalam tata kelola persuratan dan kearsipan. Tim memberikan evaluasi serta masukan terkait optimalisasi penggunaan aplikasi tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam mendukung administrasi yang tertib dan modern.

Tak kalah penting, tim monev juga melakukan pendalaman terhadap inovasi terbaru Bimas Islam yang dikenal dengan nama “Mas Dani” (Manajemen dan Administrasi Nikah Digital), sebuah sistem pendaftaran nikah secara online yang bertujuan memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pencatatan pernikahan. Melalui inovasi ini, masyarakat dapat melakukan pendaftaran secara lebih cepat, efisien, dan transparan tanpa harus datang berulang kali ke kantor KUA.

Tim memberikan arahan teknis serta memastikan bahwa implementasi “Mas Dani” telah berjalan sesuai prosedur, sekaligus mendorong optimalisasi sosialisasi kepada masyarakat agar layanan digital ini semakin dikenal dan dimanfaatkan secara luas.

Kepala KUA Kecamatan Lumbir dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh pegawai untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Kami menyambut baik kegiatan monev ini sebagai bentuk perhatian dan pembinaan dari Bimas Islam. Arahan serta masukan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi dan penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan melalui kegiatan ini, KUA Lumbir semakin mantap dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat, dengan semangat inovasi kecil yang dilakukan secara konsisten demi pelayanan yang prima dan berkelanjutan.