HUT RI #81

MT Al-Barokah Mersi Istikamah Mengaji di Bulan Ramadan

K
KUA PURWOKERTO TIMUR
26 Feb 2026
42x dibaca
SHARE

Purwoekrto – Semangat menimba ilmu agama tidak surut meski ibadah puasa tengah dijalani. Hal ini dibuktikan oleh ibu-ibu jamaah Majelis Taklim Al-Barokah, Kelurahan Mersi, yang tetap antusias mengikuti kegiatan pengajian rutin di bulan suci Ramadan 1447 H. Kamis (26/02).

Kegiatan yang berlangsung di tengah suasana siang hari ini diawali dengan pembacaan Al-Qur'an secara bersama-sama (tadarus) yang dibimbing langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Timur, Robiatun Nihayati.

Robiatun Nihayati mengapresiasi keteguhan para ibu jamaah yang tetap hadir memenuhi majelis ilmu meskipun cuaca cukup menyengat. Menurutnya, kehadiran mereka menjadi bukti bahwa rasa lapar dan dahaga tidak menjadi penghalang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

"Meski siang terik seperti ini, semangat ibu-ibu dalam membaca Al-Qur'an bersama tetap berjalan luar biasa. Ini adalah bentuk nyata syiar Islam yang menghidupkan suasana Ramadan di lingkungan Mersi," ujar Robiatun di sela-sela bimbingannya.

Dalam tausiyah singkatnya, Robiatun juga memberikan motivasi kepada para jamaah mengenai besarnya pahala membaca kalam Illahi, terlebih di bulan Ramadan yang penuh pelipatan ganda pahala. Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi:

“Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan 'Alif Lam Mim' satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf, dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi).

"Mari kita bayangkan betapa banyaknya kebaikan yang ibu-ibu kumpulkan hari ini. Setiap huruf yang dibaca adalah tabungan akhirat yang dilipatgandakan oleh Allah SWT," tambah Robiatun untuk membakar semangat para jamaah.

Kepala KUA Purwokerto Timur, Zangim Fiddaroin, secara terpisah menyatakan dukungannya terhadap kegiatan-kegiatan majelis taklim di wilayahnya. Ia menilai peran Penyuluh Agama Islam sangat sentral dalam memastikan masyarakat mendapatkan bimbingan keagamaan yang benar dan menyejukkan.

"Kami terus mendorong para penyuluh untuk mendampingi majelis-majelis taklim, terutama di bulan Ramadan. Semangat ibu-ibu di Mersi ini patut menjadi teladan bagi lingkungan lainnya agar Ramadan tidak hanya diisi dengan istirahat, tapi juga dengan peningkatan kualitas bacaan Al-Qur'an," ungkap Zangim.

Kegiatan Majelis Taklim Al-Barokah ini rencananya akan terus dilaksanakan secara rutin guna mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman tajwid dan tafsir bagi warga setempat. (jw)