PD Pontren Lakukan Monev Bantuan Insentiv Gubernur
Oleh HUMAS
Banyumas : Tim Monev dari Seksi PD Pontren Kantor kemenag Banyumas yang dipimpin oleh Dulhamdi didampingi petugas Kanwil Kemenag Provinsi Jateng Setia Budi melaksanakan Monitoring dan Evaluasi terhadap TPQ, MI dan pondok pesantren di kabupaten Banyumas yang mendapatkan bantuan insentiv gubernur . Monev ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah bantuan insentif gubernur sudah sesuai dan sampai kepada yang berhak menerimanya yaitu para guru TPQ, MADIN dan Ponpes. Kamis (28/10).
Pelaksanaan monev tersebut dimaksudkan sebagai bentuk monitoring dan pengawasan terhadap TPQ, MADIN dan Ponpes dalam penerimaan dan penggunaan bantuan,
Kepala kantor Kemenag Banyumas Drs.H.Akhsin Aedi, M.Ag menyampaikan melalui Kasi PD Pontren Naufal Iskandar bahwa pelaksanaan monitoring dan evaluasi tidak hanya ditujukan bagi bantuan dari gubernur saja akan tetapi dilakukan juga bagi bantuan lainnya.
" Bantuan insentiv gubernur bagi guru TPQ, MADIN dan Ponpes pada saat monitoring kemarin tidak ada penyelewangan, dalam artian bantuan tersebut sudah diterima oleh yang berhak menerimanya.". jelas Naufal.
" Monev ini akan kami lakukan terus terhadap TPQ, MADIN dan Ponpes yang menerima bantuan tidak hanya dari gubernur saja, akan tetapi juga bantuan dari pusat ataupun bantuan lainnya. Kami juga memantau apakah bantuan yang sudah mereka terima sesuai dengan nominal yang tertera atau tidak. Bantuan tersebut langsung diterima ke rekning bank masing masing, hal ini untuk menghindari pemotongan dari pihak pihak yang tidak bertanggungjawab." jelasnya lebih lanjut
Dalam monitoring Kamis lalu tim monev melakukan kunjungan ke TPQ Al Huda Desa Papringan kecamatan Banyumas, Madin Al Ikhlas Desa Kalisalak kecamatan Kebasen dan Ponpes Al Itjihad Desa Sirau kecamatan Kemranjen.
" Monitoring bantuan insentiv bagi guru ini terdiri dari TPQ Al Huda Desa Papringan kecamatan Banyumas 3 pengajar, Madin Al Ikhlas Desa Kalisalak kecamatan Kebasen dan Ponpes Al Itjihad Desa Sirau kecamatan Kemranjen sejumlah 18 orang dimana 2 orang lainnya dimasukan untuk tahun 2022." pungkas Naufal.(tum)
