HUT RI #81

Penuh Syukur, Penyuluh KUA Jatilawang Sambut Bahagia Kelahiran Bayi Sehat

KUA JATILAWANG
KUA JATILAWANG
20 Okt 2026
8x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 20-10-2026 15:47
SHARE

 

Jatilawang — Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, Dwi Astuti bersama penyuluh agama Islam lainnya melaksanakan kegiatan rutin kunjungan kepada pasien rawat inap di Puskesmas Jatilawang. Dalam kegiatan tersebut, para penyuluh turut merasakan kebahagiaan dan mengungkapkan rasa syukur atas kelahiran seorang bayi yang lahir dengan normal, dalam keadaan sehat, serta memiliki berat badan normal. Selasa (20/10)

Kegiatan kunjungan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial dan pendampingan spiritual yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam kepada masyarakat, khususnya pasien yang sedang menjalani perawatan. Kehadiran para penyuluh diharapkan dapat memberikan dukungan moral, doa, serta semangat bagi pasien dan keluarga dalam menghadapi masa perawatan.

Kelahiran bayi tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga dan lingkungan Puskesmas Jatilawang. Proses persalinan yang berlangsung normal, disertai kondisi bayi yang sehat dan berat badan normal, menjadi nikmat yang patut disyukuri. Dwi Astuti bersama para penyuluh agama Islam turut menyampaikan rasa bahagia serta mendoakan agar bayi senantiasa diberikan kesehatan, tumbuh menjadi anak yang saleh atau salehah, berbakti kepada kedua orang tua, dan membawa keberkahan bagi keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, para penyuluh juga memberikan penguatan spiritual bahwa kelahiran seorang anak merupakan amanah sekaligus anugerah dari Allah Swt. Orang tua diharapkan senantiasa bersyukur, merawat dan mendidik anak dengan penuh kasih sayang, serta menanamkan nilai-nilai agama sejak dini sebagai bekal bagi kehidupan anak di masa mendatang.

Kegiatan kunjungan rutin ini tidak hanya berfokus pada pemberian motivasi kepada pasien, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Penyuluh Agama Islam dan masyarakat. Melalui pendekatan yang santun, penuh empati, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan, penyuluh berupaya menghadirkan ketenangan batin serta menumbuhkan semangat positif bagi pasien dan keluarganya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang dan Puskesmas Jatilawang terus terjalin dengan baik. Kehadiran penyuluh di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, baik dalam aspek spiritual maupun sosial, sehingga setiap momen kehidupan, termasuk kelahiran seorang bayi, dapat disambut dengan rasa syukur, doa, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.