HUT RI #81

Penyuluh Hadiri Lokakarya Mini Lintas Sektoral Tingkat Kecamatan

KUA kalibagor
KUA kalibagor
12 Feb 2026
14x dibaca
SHARE

Banyumas – Penyuluh Agama Islam KUA Kalibagor, Riya Purwaningrum, menghadiri undangan kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral ke-1 tingkat Kecamatan Kalibagor. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai forum koordinasi dan evaluasi lintas sektor dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, sosial, dan pembinaan masyarakat. Kamis (12/02)

Acara yang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektoral, di antaranya perwakilan pemerintah kecamatan, Puskesmas, Kepolisian Sektor Kalibagor, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara KUA dengan instansi lain dalam mendukung pembangunan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berakhlak.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Puskesmas selaku ketua penyelenggara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk bersama-sama mengatasi berbagai permasalahan kesehatan masyarakat. Ia menekankan bahwa keberhasilan program kesehatan tidak dapat dicapai tanpa dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Camat Kalibagor yang menyoroti beberapa program dan isu penting di wilayah Kecamatan Kalibagor. Beliau menyampaikan tentang pentingnya mendukung program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) guna mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya imunisasi sebagai upaya perlindungan kesehatan anak sejak dini, serta kewaspadaan terhadap berbagai penyakit menular yang masih menjadi perhatian bersama.

Camat Kalibagor juga menyinggung peran Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Melalui Posyandu, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan dasar secara mudah dan terjangkau. Selain itu, beliau juga menyampaikan pentingnya penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak, agar mereka dapat memperoleh perawatan yang layak dan kembali berfungsi di tengah masyarakat.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kapolsek Kalibagor. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan informasi terkait keberhasilan aparat kepolisian dalam melakukan penangkapan terhadap pengedar narkoba di Desa Pajerukan. Kapolsek mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi dan bekerja sama dengan pihak kepolisian. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan partisipasi warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus waspada terhadap bahaya narkoba yang dapat merusak generasi bangsa.

Memasuki sesi materi, Kepala Puskesmas memaparkan berbagai data dan capaian di bidang kesehatan, khususnya terkait kesehatan ibu dan anak. Beliau menyampaikan bahwa jumlah kematian ibu hamil di wilayah Kecamatan Kalibagor tercatat nol kasus, yang merupakan capaian positif hasil kerja sama berbagai pihak dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. Namun demikian, tercatat sebanyak enam kasus kematian bayi, yang menjadi perhatian bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Selain itu, beliau juga memaparkan kondisi terkait stunting dan grafik status gizi masyarakat. Disampaikan bahwa upaya pencegahan stunting terus dilakukan melalui pemantauan pertumbuhan anak, edukasi kepada orang tua, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan gizi. Peran lintas sektor, termasuk tokoh agama dan penyuluh agama, sangat penting dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, gizi seimbang, serta pola hidup bersih dan sehat.

Kehadiran Riya Purwaningrum sebagai Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen KUA dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam pembinaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga aspek kesehatan dan kesejahteraan. Penyuluh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada masyarakat melalui pendekatan keagamaan, sehingga pesan-pesan kesehatan dapat diterima dengan lebih baik.

Melalui kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antarinstansi dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, aparat keamanan, dan tokoh agama, diharapkan berbagai permasalahan yang ada dapat ditangani secara bersama-sama demi terwujudnya masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera.