HUT RI #81

Penyuluh KUA Wangon Sampaikan Materi Pencegahan Nikah Usia Dini di MT Nurul Hidayah Klapagading

K
KUA Wangon
27 Okt 2026
10x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 27-10-2026 16:36
SHARE

 

Wangon – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon melaksanakan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Nurul Hidayah, Desa Klapagading, dengan mengangkat materi pencegahan nikah usia dini. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh perhatian dari para jamaah. Penyampaian materi ini menjadi bagian dari upaya penyuluh agama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kesiapan usia, mental, pendidikan, dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga. Selasa (27/10)

Dalam penyuluhan tersebut, Ni’mah, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menjelaskan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, melainkan juga membutuhkan kesiapan fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi. Oleh karena itu, keputusan untuk menikah harus dipertimbangkan secara matang dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Edukasi mengenai pencegahan nikah usia dini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami pentingnya melindungi generasi muda agar dapat tumbuh, belajar, dan meraih cita-cita secara optimal.

Ni’mah menyampaikan, “Pencegahan nikah usia dini merupakan tanggung jawab bersama, baik keluarga, masyarakat, maupun lingkungan pendidikan. Anak-anak perlu diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan masa depan dengan baik. Pernikahan membutuhkan kedewasaan dan tanggung jawab agar kehidupan keluarga dapat berjalan harmonis dan terhindar dari berbagai persoalan.” Pesan tersebut disampaikan dengan pendekatan keagamaan agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Jamaah MT Nurul Hidayah Klapagading menyambut baik materi yang disampaikan dalam kegiatan Bimluh tersebut. Salah seorang jamaah mengungkapkan, “Materi ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai orang tua dan anggota masyarakat. Kami menjadi lebih memahami pentingnya memberikan pendampingan kepada anak-anak, menjaga pergaulan mereka, serta mengarahkan agar lebih mengutamakan pendidikan dan mempersiapkan masa depan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.” Antusiasme jamaah menunjukkan bahwa edukasi keluarga dan perlindungan generasi muda merupakan hal yang penting untuk terus disosialisasikan.

Melalui kegiatan Bimluh di MT Nurul Hidayah Klapagading, KUA Wangon terus memperkuat peran penyuluh agama dalam memberikan edukasi keagamaan dan sosial kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran keluarga mengenai pencegahan perkawinan anak, sekaligus membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda secara sehat, berpendidikan, dan berakhlak mulia. Dengan sinergi antara penyuluh agama, orang tua, dan masyarakat, diharapkan terwujud keluarga sakinah serta generasi yang lebih siap menyongsong masa depan.(srf)