Penyuluh KUA Wangon Membaur dengan Anak, Tumbuhkan Semangat Belajar Al-Quran
Wangon – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus berupaya meningkatkan semangat anak-anak dalam mempelajari Al-Qur’an. Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah dengan membaur bersama anak-anak, menciptakan suasana belajar yang akrab, menyenangkan, dan penuh kehangatan. Melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan, penyuluh berusaha menghadirkan kegiatan pembelajaran Al-Qur’an yang tidak terkesan kaku. Jumat (06/11)
Dalam kegiatan tersebut, penyuluh tidak hanya berperan sebagai pembimbing, tetapi juga menjadi sahabat bagi anak-anak. Dengan berinteraksi, bercanda, memberikan motivasi, serta mendampingi mereka membaca Al-Qur’an, diharapkan tumbuh rasa percaya diri dan kecintaan anak terhadap kitab suci. Suasana yang nyaman menjadi salah satu faktor penting agar anak-anak semakin antusias mengikuti pembelajaran.
Ni’mah, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa pendekatan kepada anak-anak perlu dilakukan dengan penuh kasih sayang dan kesabaran. Menurutnya, anak-anak akan lebih mudah menerima pembelajaran ketika mereka merasa dekat dan nyaman dengan pendampingnya. "Kita harus bisa masuk ke dunia anak-anak, membaur bersama mereka, sehingga mereka merasa senang dan tidak takut ketika belajar membaca Al-Qur’an. Dengan begitu, semangat mereka untuk terus belajar akan tumbuh," ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, penyuluh lainnya menyampaikan bahwa membangun kedekatan emosional merupakan bagian penting dalam keberhasilan pembinaan keagamaan. "Jangan hanya mengajarkan, tetapi kita juga perlu memberikan teladan, perhatian, dan motivasi. Anak-anak adalah generasi penerus yang perlu dibimbing sejak dini agar tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia," tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon berharap semakin banyak anak yang mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Upaya tersebut sekaligus menjadi wujud nyata pelaksanaan tugas dan fungsi penyuluh agama dalam memberikan bimbingan serta penyuluhan keagamaan kepada masyarakat, khususnya dalam membentuk generasi muda yang religius, berkarakter, dan berakhlakul karimah.(Srf)
