Penyuluh Agama Islam KUA Wangon Berikan Bimbingan Penyuluhan tentang Peran Ibu dalam Syariat Islam di Desa Randegan
Penyuluh Agama Islam KUA Wangon Berikan Bimbingan Penyuluhan tentang Peran Ibu dalam Syariat Islam di Desa Randegan
Wangon – Dalam rangka meningkatkan pemahaman keagamaan dan memperkuat peran keluarga dalam kehidupan bermasyarakat, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Wangon, Ni’mah, melaksanakan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) kepada ibu-ibu PKK Desa Randegan. Kegiatan tersebut mengangkat materi tentang “Peran Ibu dalam Syariat Islam” sebagai upaya memberikan pemahaman mengenai kedudukan dan tanggung jawab seorang ibu dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Jumat (06/11)
Dalam penyampaian materinya, Ni’mah menjelaskan bahwa Islam menempatkan seorang ibu pada kedudukan yang mulia. Ibu memiliki peran penting dalam mendidik anak, membimbing keluarga, menanamkan nilai-nilai keimanan, serta membentuk akhlak generasi penerus. Peran tersebut tidak hanya sebatas mengurus rumah tangga, tetapi juga menjadi madrasah pertama bagi anak-anak dalam mengenal agama, moral, dan kehidupan sosial.
Ni’mah menyampaikan bahwa seorang ibu hendaknya menjadi teladan dalam menjalankan ajaran Islam di lingkungan keluarga. “Peran ibu sangat strategis dalam membentuk karakter anak. Pendidikan agama harus dimulai dari rumah melalui keteladanan, pembiasaan ibadah, tutur kata yang baik, serta kasih sayang. Ibu bukan hanya mendidik dengan nasihat, tetapi juga memberikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Ibu-ibu PKK Desa Randegan menyambut baik kegiatan bimbingan penyuluhan tersebut. Mereka mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan memberikan tambahan wawasan dan motivasi untuk menjalankan peran sebagai seorang ibu sesuai tuntunan syariat Islam. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai tantangan mendidik anak dan menjaga keharmonisan rumah tangga di tengah perkembangan zaman.
Melalui kegiatan Bimluh ini, KUA Kecamatan Wangon berharap para ibu semakin memahami pentingnya peran keluarga sebagai fondasi pembentukan generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkualitas. Sinergi antara penyuluh agama dan masyarakat, khususnya kelompok PKK, diharapkan terus terjalin dalam mewujudkan keluarga sakinah serta mendukung program Kementerian Agama dalam penguatan ketahanan keluarga dan pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat. (srf)
