HUT RI #81

Penyuluh Tekankan Pentingnya Pondasi Keluarga Sakinah

Oleh KUA Purwokerto Barat
SHARE

Purwokerto — Dalam rangka memperkuat kesiapan calon pengantin (catin) sebelum memasuki kehidupan rumah tangga, Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat, Atik Rokhmaniyati, memberikan pembekalan kepada calon pasangan pengantin, Ratriana Nur Islami dari Pasir Kidul dan Aldi Supriatna dari Serang, Banten. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Nikah KUA Purwokerto Barat, Rabu (19/08).

Pembekalan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pasangan calon pengantin agar tidak hanya siap secara administratif dan lahiriah, tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat mengenai kehidupan berkeluarga. Atik Rokhmaniyati menekankan pentingnya membangun rumah tangga dengan pondasi keluarga sakinah yang dilandasi keimanan, komunikasi, saling menghargai, serta tanggung jawab antara suami dan istri.

Menurutnya, pernikahan merupakan ibadah sekaligus perjalanan panjang yang membutuhkan kesiapan dari kedua belah pihak. Karena itu, calon pasangan pengantin perlu memiliki komitmen yang kuat sejak sebelum akad nikah agar mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga.

“Menikah bukan hanya menyatukan dua orang, tetapi juga menyatukan visi, nilai, dan tanggung jawab untuk membangun keluarga. Pondasi agama, komunikasi yang baik, dan sikap saling memahami menjadi bekal penting untuk mewujudkan keluarga sakinah,” ujar Atik dalam pembekalan.

Ia juga mengingatkan calon pengantin agar senantiasa menyelesaikan persoalan rumah tangga dengan musyawarah dan mengedepankan sikap saling menghormati. Perbedaan karakter maupun pandangan dalam rumah tangga merupakan hal yang wajar, sehingga diperlukan kedewasaan dan kesediaan untuk saling belajar.

Bagi Ratriana Nur Islami dan Aldi Supriatna, pembekalan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal berharga dalam mempersiapkan kehidupan setelah pernikahan. Dengan pemahaman yang baik tentang hak dan kewajiban suami istri serta nilai-nilai keluarga sakinah, pasangan diharapkan mampu membangun rumah tangga yang harmonis, kokoh, dan penuh keberkahan.

Kegiatan pembekalan calon pengantin di KUA Purwokerto Barat ini sekaligus menjadi bagian dari upaya penyuluh agama dalam memberikan pendampingan kepada masyarakat. Edukasi pranikah diharapkan dapat membantu calon pasangan membangun kesiapan mental, spiritual, dan sosial sehingga kehidupan keluarga yang akan dijalani dapat berlangsung secara harmonis dan berkelanjutan. (is)