Peran Penyuluh dalam Pesantren Ramadhan Desa Pajerukan
Banyumas - Suasana penuh keberkahan menyelimuti Desa Pajerukan, Kecamatan Kalibagor. Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriyah, para tokoh agama Desa Pajerukan menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ramadhan sebagai wadah pembinaan keagamaan bagi generasi muda. Kegiatan ini mendapat dukungan dan partisipasi aktif dari Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kalibagor, yang turut berperan serta dalam membimbing dan memberikan pembelajaran kepada para peserta. Kamis (26/02)
Pesantren Ramadhan ini dilaksanakan setiap hari selama bulan Ramadhan, mulai pukul 15.30 hingga pukul 17.00 WIB. Waktu sore yang dipilih menjadi momen yang tepat untuk mengisi kegiatan anak-anak dengan aktivitas yang bermanfaat menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi Sekolah Dasar kelas 5 dan 6 serta para pelajar Sekolah Menengah Pertama di Desa Pajerukan. Antusiasme para peserta terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disusun oleh panitia.
Kehadiran Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kalibagor menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dalam membina akhlak serta meningkatkan pemahaman keislaman generasi muda. Salah satu penyuluh yang turut berperan aktif adalah Riya Purwaningrum. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan materi tentang ilmu tajwid sebagai dasar penting dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Pembelajaran ilmu tajwid disampaikan secara bertahap, dimulai dari pengenalan teori dasar, seperti hukum nun mati dan tanwin, mim mati, hukum mad, hingga makharijul huruf. Materi disampaikan dengan metode yang komunikatif dan mudah dipahami oleh anak-anak. Tidak hanya teori, para peserta juga diajak untuk langsung mempraktikkan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tajwid yang telah dipelajari. Setiap bacaan kemudian diuraikan kembali untuk menjelaskan hukum tajwid yang terkandung di dalamnya, sehingga peserta tidak hanya membaca, tetapi juga memahami alasan dan aturan di balik setiap pelafalan.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan penuh semangat. Anak-anak dengan berani mencoba membaca di hadapan teman-temannya, sementara penyuluh memberikan koreksi dengan pendekatan yang santun dan membangun. Metode ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Kegiatan Pesantren Ramadhan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan menjadi momentum penting dalam membentuk karakter religius generasi muda. Melalui bimbingan para tokoh agama dan Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kalibagor, anak-anak Desa Pajerukan diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam pemahaman dan pengamalan ajaran agama.
Semoga kegiatan Pesantren Ramadhan di Desa Pajerukan ini senantiasa membawa keberkahan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi ladang amal jariyah bagi seluruh pihak yang terlibat. Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, pembinaan generasi Qur’ani terus berlanjut demi masa depan yang lebih baik.
