Perkuat Layanan Bimbingan Pranikah, 6 Penyuluh Agama KUA Somagede Hadiri Sosialisasi Kepdirjen Bimas Islam No. 1221/2025
Banyumas — Bertempat di Aula Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banyumas, sebanyak 6 Penyuluh Agama Islam dari KUA Somagede kompak menghadiri kegiatan Sosialisasi Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor 1221 Tahun 2025 tentang Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Bagi Calon Pengantin. Senin (26/10).
Seluruh delegasi KUA Somagede mengikuti rangkaian acara secara tuntas, diawali dengan pembukaan dan penayangan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menambah kekhidmatan suasana.
Dalam sambutannya, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kemenag Banyumas menekankan dua poin krusial, yaitu persiapan pembuatan profil KUA serta pentingnya penyelarasan dan penyamaan materi bimbingan perkawinan di kalangan Penyuluh Agama Islam.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas memberikan arahan tajam mengenai dinamika rumah tangga masa kini. Beliau menyoroti bahwa persoalan ekonomi dan sikap saling menyalahkan sering kali menjadi pemicu konflik keluarga. Oleh karena itu, beliau mengingatkan pentingnya pendekatan yang tepat dalam memberikan bimbingan.
"Materi penyuluhan memang penting, tetapi cara menyampaikan serta 'unggah-ungguh' jauh lebih penting. Bahkan, sosok narasumber yang menyampaikan jauh lebih menentukan keberhasilan bimbingan," tegas Kepala Kantor Kemenag Banyumas.
Pada sesi materi pertama, Lubab Habiburrahman, memaparkan dasar hukum pelaksanaan Bimwin berdasarkan Kepdirjen Bimas Islam Nomor 1221 Tahun 2025. Beliau menjelaskan bahwa lembaga yang dapat menyelenggarakan Bimwin meliputi Ditjen Bimas Islam, Ormas Islam berbadan hukum, pesantren, hingga Perguruan Tinggi Islam. Ditegaskan pula bahwa setiap calon pengantin yang telah mendaftarkan kehendak nikah wajib mengikuti bimbingan perkawinan ini.
Sesi penguatan keluarga menghadirkan dua pemateri utama:
-
Faidus Sa'ad, menyajikan tiga pilar utama keluarga, yakni:
-
Konsep Keluarga Sakinah Maslahah
-
Psikologi Keluarga
-
Strategi Memenuhi Kebutuhan Keluarga
-
-
Tini Hayaturrohmah, membekali peserta dengan dua materi penting lainnya, yaitu:
-
Kesehatan Reproduksi
-
Penyiapan Generasi Berkualitas
-
Rangkaian kegiatan ini juga dilengkapi dengan instrumen evaluasi komprehensif, mulai dari pre-test, perkenalan, penyusunan kontrak belajar, hingga refleksi/evaluasi dan post-test untuk memastikan kualitas pemahaman peserta.
Melalui keikutsertaan penuh 6 Penyuluh Agama Islam ini, KUA Somagede optimistis dapat memberikan layanan Bimbingan Perkawinan yang makin profesional, adaptif, dan berdampak nyata bagi pembentukan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah di wilayah Somagede. (NurY)
