Ramadhan Sepi Pernikahan, KUA Somagede Justru Tancap Gas Digitalisasi Data
Banyumas – Pemandangan berbeda terlihat di KUA Somagede selama bulan suci Ramadhan. Jika di bulan-bulan lain dalam kalender Hijriyah jadwal prosesi akad nikah kerap padat merayap, bulan Ramadhan kali ini justru menunjukkan tren penurunan jumlah pernikahan yang signifikan. Kamis (26/02)
Fenomena berkurangnya layanan pernikahan di bulan puasa merupakan hal yang lumrah terjadi di masyarakat. Namun, bagi Kepala KUA Somagede beserta seluruh jajarannya, berkurangnya jadwal di lapangan bukan berarti waktu untuk bersantai.
Menyikapi melandainya pendaftaran nikah, Kepala KUA Somagede menginstruksikan seluruh pegawai untuk berkomitmen penuh melakukan akselerasi kinerja di balik layar. Fokus utama mereka saat ini adalah migrasi data fisik ke digital.
Seluruh pegawai kini bahu-membahu melakukan input data akta nikah mulai dari tahun 2020 ke atas ke dalam aplikasi SIMKAH (Sistem Informasi Manajemen Nikah).
"Layanan pernikahan memang menurun drastis dibanding bulan Syawal atau Zulhijjah, tapi produktivitas pegawai tidak boleh kendor. Kami memanfaatkan momentum tenang ini untuk merapikan administrasi digital kami," ujar Kepala KUA Somagede.
Upaya "keroyokan" menginput data ini bertujuan untuk:
- Mempermudah Masyarakat: Data yang terintegrasi di SIMKAH memudahkan warga dalam mengakses administrasi kependudukan yang berkaitan dengan status pernikahan.
- Keamanan Data: Menghindari risiko kerusakan dokumen fisik akibat faktor usia atau lingkungan.
- Validasi Real-Time: Memastikan seluruh dokumen pernikahan dari tahun 2020 telah terekam secara nasional oleh Kementerian Agama.
Meski sedang menjalankan ibadah puasa, semangat para pegawai KUA Somagede dalam memverifikasi lembar demi lembar akta nikah patut diacungi jempol. Komitmen ini membuktikan bahwa pelayanan publik tidak hanya dinilai dari apa yang terlihat di depan meja pelayanan, tetapi juga dari kerapian tata kelola di belakang layar.
Dengan langkah ini, KUA Somagede berharap saat musim nikah kembali memuncak pasca Lebaran nanti, urusan administrasi digital sudah rapi dan siap melayani masyarakat dengan lebih cepat. (NurY)
