HUT RI #81

Sambut Ramadhan, Penyuluh KUA Gumelar Ajak Jamaah MT Sifaul Kulub Siapkan Diri Lahir dan Batin

HUMAS
HUMAS
11 Feb 2026
62x dibaca
SHARE

Banyumas - Aroma bulan suci Ramadhan mulai terasa di wilayah RW 10 Desa Gumelar. Untuk memastikan warga dapat menjalankan ibadah dengan maksimal, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Kambali, hadir memberikan bimbingan spiritual dalam kegiatan penyuluhan keagamaan di Majelis Ta’lim (MT) Sifaul Kulub. Rabu (11/02)

Kegiatan bertajuk "Tarhib Ramadhan: Persiapan Menyambut Bulan Suci" ini bertujuan agar umat Muslim tidak sekadar mendapatkan rasa lapar dan dahaga, melainkan mampu meraih esensi dan keberkahan hakiki dari bulan penuh ampunan tersebut.

Dalam tausiyahnya, Kambali menekankan empat poin krusial yang harus disiapkan oleh setiap Muslim sebelum memasuki bulan Ramadhan:

  1. Persiapan Spiritual (Ruhiyah): Menjaga niat semata-mata karena iman dan mengharap rida Allah (Imanan wahtisaban). Jamaah diajak mulai membiasakan ibadah sunnah seperti puasa Sya'ban dan tadarus agar mental sudah siap saat Ramadhan tiba.

  2. Persiapan Ilmu (Fikriyah): Pentingnya memahami kembali fiqih puasa, mulai dari syarat sah, rukun, hingga konsep Rukhsah (keringanan) bagi mereka yang berhalangan, agar ibadah sesuai dengan syariat.

  3. Persiapan Fisik (Jasmaniyah): Menjaga kesehatan tubuh dan kebersihan lingkungan. Sesuai tradisi di Gumelar, gotong royong membersihkan masjid dan musholla menjadi simbol kegembiraan menyambut bulan suci.

  4. Persiapan Sosial (Maliyah): Membersihkan hati dengan saling memaafkan antar tetangga dan saudara, serta menyiapkan alokasi sedekah terbaik untuk membantu sesama.

Kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar di tengah masyarakat RW 10 merupakan wujud komitmen KUA dalam memberikan bimbingan langsung di tingkat desa. Sinergi antara KUA dan Majelis Ta’lim seperti Sifaul Kulub dinilai menjadi kunci dalam menjaga kerukunan serta meningkatkan kualitas pemahaman agama masyarakat.

"Kami ingin warga Gumelar menyambut Ramadhan dengan ilmu dan kebahagiaan. Jika hatinya bersih dan ilmunya cukup, maka ibadahnya akan terasa ringan dan bermakna," ujar Kambali di sela-sela kegiatan.

Melalui pembekalan ini, diharapkan warga Desa Gumelar dapat memasuki bulan Ramadhan dalam kondisi fisik yang prima, pemahaman agama yang matang, dan hati yang lapang.