Seksi Pendidikan Madrasah kuatkan Layanan Berbasis ZI

Oleh Seksi Penma
SHARE

PURWOKERTO - Pembangunan Zona Integritas yang digalakkan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas harus mengakar kuat di semua lini termasuk di Madrasah Aliyah Swasta di Kabupaten Banyumas. "MA Swasta perlu mendukung dan menguatkan Zona Integritas" tegas Kasi Pendidikan Madrasah, Edi Sungkowo saat Sosialisasi Regulasi Supervisi Pembelajaran dan Penguatan ZI bagi Kepala MA Swasta di D'Garden Resto, Jum'at (3/12) kemarin. "Jangan memberikan sesuatu apapun atas layanan yang kita berikan", ujar Edi.  

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Akhsin Aedi menjelaskan bahwa dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas telah menerapkan lima strategi. Yang pertama perubahan. "Kami melakukan perubahan cara pandang, cara berpikir, sikap, perilaku dan cara bekerja. melakukan perubahan itu berat, namun dengan semangat bersama, keterlibatan pimpinan dalam setiap kegiatan serta adanya agen perubahan, semuanya menjadi ringan", tutur Akhsin Aedi.

Yang kedua menyediakan sarana prasarana berbasis kepentgingan pengguna layanan. "Alhamdulillah kita memiliki kantor yang representatif, masjid dan parkir yang luas, sehingga para pengguna layanan dapat terlayani dengan baik". Selain itu, kita juga menerapkan prinsip akuntabel dan transparansi dalam pelaksanaan tugas. Kemudian melakukan upaya-upaya pengendalian, pengawasan, pencegahan pada gratifikasi, korupsi dan kode etik pegawai. "Kalau ada yang menyimpang, silahkan anda laporkan kepada kami", tegas Akhsin.

Goal dari Zona Integritas adalah kepuasan masyarakat. Untuk itu kami berusaha meningkatkan kualitas layanan publik yang mudah dan cepat. Di tahun 2022 mendatang, seksi Pendidikan Madrasah akan berinovasi dalam melayani madrasah. "Kami rencanakan ada layanan berbasis web. Tahun ini sebenarnya sudah online, namun masih menggunakan platform yang terpisah pisah. Tahun depan kita satukan dalam satu web" ungkap Edi Sungkowo.

"Adanya layanan madrasah berbasis web ini, saya yakin akan memangkas waktu, energi dan biaya. Misalnya saya akan mengajukan rekomendasi mutasi siswa, saya tidak perlu datang ke kantor. Sehingga tidak kehabisan waktu perjalanan dan juga tidak berbiaya" ujar M. Asror Sa'bani, salah satu kepala madrasah aliyah swasta saat dihubungi redaksi SiBawor. (akw)     

(akw)