Semangat Penyuluh Berikan Bimbingan Tanpa Kenal Lelah
Banyumas - Semangat pelayanan kepada masyarakat tidak pernah terbatas oleh jam kerja formal maupun dinginnya suasana malam. Penyuluh Agama KUA Wangon menunjukkan komitmen nyatanya dalam membina keagamaan warga melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan Islam di Majelis Taklim Birul Walidain, Desa Randegan. Langkah ini menjadi bukti dedikasi para petugas lapangan yang selalu hadir di tengah-tengah jemaah untuk memberikan pencerahan rohani secara konsisten dan berkelanjutan. Rabu (20/10)
Kegiatan penyuluhan keagamaan pada malam hari tersebut dipimpin langsung oleh Joharulloh, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon. Kehadiran beliau disambut hangat oleh jemaah Majelis Taklim Birul Walidain Randegan yang telah berkumpul sejak sehabis salat Isya. Langkah menembus kegelapan malam dilakukan demi memenuhi undangan serta kebutuhan spiritual warga desa yang sebagian besar baru memiliki waktu luang untuk beriyadah dan menimba ilmu setelah menyelesaikan rutinitas pekerjaan sehari-hari.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, Joharulloh menyampaikan materi bimbingan yang berfokus pada penguatan nilai-nilai keagamaan, etika bermasyarakat, serta pentingnya menjaga keharmonisan dalam keluarga. Pendekatan materi disesuaikan dengan kondisi sosial jemaah setempat agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kehangatan interaksi antara penyuluh dan jemaah membuat materi yang disampaikan terasa sangat hidup serta membakar semangat para jemaah yang hadir.
Antusiasme jemaah terlihat sangat tinggi sepanjang jalannya acara penyuluhan. Meskipun kegiatan berlangsung hingga larut malam, para jemaah tetap setia menyimak setiap poin bimbingan dengan tekun tanpa menunjukkan rasa lelah. Kehadiran penyuluh agama di jam-jam malam seperti ini dipandang sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah dalam merawat moralitas dan kehidupan spiritual masyarakat hingga ke pelosok desa.
Melalui kegiatan pembinaan yang tak kenal lelah ini, Penyuluh Agama KUA Wangon membuktikan bahwa tugas penyuluhan keagamaan adalah bentuk pengabdian tulus yang berorientasi pada kemaslahatan umat. Kehadiran Joharulloh di Majelis Taklim Birul Walidain Randegan diharapkan dapat terus memelihara syiar Islam yang menyejukkan serta mempererat tali silaturahmi antara KUA Wangon dan masyarakat setempat. Kegiatan semacam ini dipastikan akan terus bergulir secara berkala demi mewujudkan masyarakat yang religius, rukun, dan berakhlak mulia. (jhr)
