Seribu Lebih Santri Banyumas Disuntik Vaksin Covid-19

Oleh HUMAS
SHARE

Purwokerto : Gebrakan pemerintah guna menekan penyebaran virus covid 19 dan meningkatkan heard imunity di masyarakat terus dilakukan, kali ini melalui kantor Kementerian Agama Republik Indonesia bekerjasama dengan Kantor Kemenag Kanwil Jawa Tengah, 35 Kantor Kemenag Kabupaten kota di Jawa Tengah dan Dinas Kesehatan kabupaten kota propinsi Jawa Tengah, menggelar vaksinasi bagi 50 ribu santri yang ada di pondok pesantren se Jawa Tengah. Kegiatan vaksinasi masal bagi pondok pesantren di Jawa Tengah ini diadakan di beberapa pondok pesantren, sedangkan di Banyumas diadakan di pondok pesantren Leler dan Miftahul Huda Pesawahan Rawalo, (Kamis, 02/09)

Dalam sambutannya kakanwil Kemenag Jawa Tengah Musta'in Ahmad menyampaikan melalui daring bahwa dari 50 ribu santri pondok pesantren yang ada di Jawa Tengah baru 39 ribu yang baru divaksin.

" Target vaksinasi di hari ini adalah 10 ribu santri, dan alhamdulillah berdasarkan informasi dari 35 titik kantor Kemenag Kabupaten Kota se Jateng sudah mencapai 14.300 santri yang di vaksin Ini melampaui target dari kami. Terimakasih kepada Menteri Agama, Kepala Kantor Kemenag se Jateng , Dinas kesehatan propinsi Jateng dan kabupaten kota. Sehingga semua capaian dapat  terlaksana.  Dan juga Kepada semua pihak yang  sudah mendukung kegiatan ini baik dari unsur TNI, Polri, Forkompinda, Forkompincam dan unsur masyarakat." tuturnya

Kepala Kantor Kemenag Banyumas Drs. H. Akhsin Aedi, M.Ag didampingi oleh Kasi Pondtren Naufal Iskandar dan pengasuh pondok pesantren Miftahul Huda KH. Khanan Masykur  yang memantau secara langsung pelaksanaan vaksinasi di pondok peantren Miftahul Huda Pesawahan Rawalo mengatakan bahwa pemerintah melalui kantor Kemenag Banyumas mendukung penuh serta mensuport pelaksanaan vaksinasi bagi santri di pondok pesantren di Banyumas.

" Dari awal saat program vaksinasi bagi santri di pondok pesantren direncanakan, kami langsung berkoordinasi dengan Forkompinda Kabupaten Banyumas dan kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas untuk pelaksanaan vaksinasi ini. Untuk tahap ini memang belum semua pondok pesantren mendapatkan jatah vaksin, karena kuota vaksin dari kementerian kesehatan yang dibagikan kepada kabupaten kota juga terbatas. Kedepannya kami akan terus memantau dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan supaya semua santri di Banyumas bisa mendapatkan vaksinasi." jelas Akhsin Aedi

" Pelaksanaan vaksinasi ini sebagai usaha lahiriah untuk mencegah penyebaran covid 19 di lingkungan pondok pesantren, kami akan mengusahakan supaya dari 1100 santri beserta ustad/ustadsah disini bisa mendapatkan vaksinasi semua. Dan Jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 5 M." pungkasnya

Ditempat yang sama pengasuh pondok pesantren Miftahul Huda KH. Khanan Masykur mengucapkan terimaksih kepada Kementerian Agama RI, Kantor Kemenag Kanwil Jateng, Kantor Kemenag Banyumas , Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Forkompinda Banyumas yang telah memberikan program vaksinasi buat santri di pondok pesantren Miftahul Huda.

" Kami telah memberikan data santri di pondok pesantren Miftahu Huda sebanyak 1100 santri  dan yang turun kuotanya 530, jadi 50 % santri disini sudah mendapatkan vaksinasi. mudah - mudahan untuk program vaksinasi berikutnya dari sisanya ini bisa mendapatkan juga . " tuturnya (yud)