Tahsinul Quran di MT Tadarus Alquran Al Ikhlash Desa Kalisalak
Kebasen - Telah terlaksana kegiatan bimluh di Majelis Taklim Tadarus Al-Qur'an Al-Ikhlash Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB di Mushola Al-Ikhlash ini dihadiri oleh jamaah ibu-ibu binaan dengan penuh semangat. Kegiatan ini difasilitasi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kebasen sebagai upaya rutin untuk meningkatkan kecintaan umat terhadap Al-Qur'an dan memperbaiki kualitas bacaan sesuai kaidah tajwid. Rabu (14/10)
Kegiatan bimluh diawali dengan pembacaan Asmaul Husna secara bersama-sama yang dipimpin oleh pengurus majelis. Lantunan 99 nama Allah yang indah tersebut berhasil menciptakan suasana yang khusyuk dan menenangkan hati seluruh jamaah. Setelah Asmaul Husna selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW secara bersama. Sholawat dilantunkan sebagai bentuk mahabbah kepada Rasulullah SAW dan untuk mengharap syafaat beliau, sekaligus sebagai pembuka keberkahan dalam majelis ilmu.
Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan Khotmil Qur'an. Pada pertemuan kali ini jamaah mengkhatamkan bacaan secara bergiliran, dimana setiap jamaah mendapat giliran membaca beberapa ayat dengan disimak oleh jamaah lainnya yang memegang mushaf. Metode menyimak bersama ini sangat efektif untuk saling mengoreksi bacaan dan menjaga kekompakan jamaah dalam tadarus. Suasana khotmil Qur'an berjalan dengan tertib dan penuh kekhusyukan hingga khatam juz yang ditargetkan.
Setelah Khotmil Qur'an, dilanjutkan dengan materi Tahsinul Qur'an yaitu belajar Tajwid tentang hukum bacaan Idzhar Halqi. Disampaikan bahwa Idzhar Halqi adalah hukum bacaan apabila Nun Sukun atau Tanwin bertemu dengan salah satu dari enam huruf halqi yang keluar dari tenggorokan, yaitu Hamzah, Ha, 'Ain, Ha', Ghoin, dan Kha. Cara membacanya wajib dibaca dengan jelas dan terang tanpa didengungkan, sesuai dengan makna Idzhar itu sendiri yang artinya jelas.
Untuk memudahkan pemahaman, diberikan contoh-contoh bacaan Idzhar Halqi langsung dari ayat Al-Qur'an, di antaranya contoh Nun Sukun bertemu Hamzah seperti bacaan (Man Aamana), contoh Tanwin bertemu Ha seperti (Jurufin Haar), dan contoh Nun Sukun bertemu 'Ain seperti (Min 'Ilmin). Jamaah kemudian diminta untuk mempraktekkan kembali satu per satu dan langsung dikoreksi. Alhamdulillah jamaah mengaku menjadi lebih paham dan termotivasi untuk terus memperbaiki bacaannya. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa Khotmil Qur'an dan doa bersama.
Harapan dengan adanya bimluh ini jamaah dapat membaca alquran dengan lebih baik dan benar.
